Omzet Pedagang Bendera Tembus Rp 1 Juta, Penjualan Ornamen 17 Agustusan Marak di Kota Tasikmalaya

Para pedagang bendera merah putih serta ornamen 17 Agustusan marak di Jalan KHZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, bahkan omzetnya ada yang mencapai Rp 1 juta

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Darajat Arianto
Istimewa/Dok. Heri
Heri merapikan jualannya berupa ornamen 17 Agustusan, Jumat (5/8/2022). Para pedagang bendera merah putih serta ornamen 17 Agustusan marak di Jalan KHZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, bahkan omzetnya ada yang mencapai Rp 1 juta. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Para pedagang bendera merah putih serta ornamen 17 Agustusan mulai marak di Jalan KHZ Mustofa, Kota Tasikmalaya.

Geliat bisnis ornamen 17 Agustusan ini pun baru tahun 2022 ini kembali terjadi.

Pasalnya di masa pandemi Covid-19, usaha tersebut nyaris padam.

"Lumayan Pak, tahun ini mulai menggeliat dan bergairah kembali," kata Heri (51), salah seorang pedagang, saat ditemui, Jumat (5/8).

Omzet penjualan pun menjanjikan.

Setiap hari omzet minimal mencapai Rp 300-500 ribu.

"Bahkan beberapa hari lalu, diluar dugaan bisa mencapai Rp 1 juta," ujar Heri semringah.

Kondisi seperti itu, lanjut Heri, bisa dibilang awal yang baik, karena masih belum memasuki puncak penjualan.

Baca juga: Menjelang 17 Agustus, Suami Istri Asal Garut Jualan Bendera di Pangandaran, Seminggu Dapat Rp 4 juta

"Omzet kemungkin besar akan meningkat lagi pada puncak penjualan ornamen 17 Agustusan, yaitu empat hingg satu hari sebelum 17 Agustus," kata Heri.

Tak hanya bendera dengan berbagai ukuran, Heri juga menjual beragam ornamen untuk perayaan memperingati Hari Kemerdekaan RI ke 77 tersebut.

"Tersedia lengkap berbagai ornamen 17 Agustusan. Mulai dari umbul-umbul, banner, slinger tinsel hingga backdrop," kata Heri. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved