Sosok Ini Minta Habib Bahar Dibebaskan dari Segala Dakwaan, Padahal Dituntut Hukuman 5 Tahun

Ichwan Tuankotta, kuasa hukum Habib Bahar bin Smith, menyebut dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap kliennya tidak terbukti.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Giri
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Habib Bahar bin Smith (beserban) saat berbincang dengan pengacaranya ketika menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (4/8/2022) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ichwan Tuankotta, kuasa hukum Habib Bahar bin Smith, menyebut dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap kliennya tidak terbukti.

Hal itu disampaikan Ichwan saat membacakan pleidoi atau nota pembelaan secara tertulis di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (4/8/2022) malam. 

"Kami berkesimpulan terdakwa Habib Bahar bin Smith tidak melakukan tindak pidana sebagaimana disangkakan pasal 14 ayat (1) Undang-undang Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP," ujar Ichwan Tuankotta.

Menurutnya, tuntutan lima tahun penjara terhadap kliennya sangat zalim dan tidak proposional. 

Baca juga: Habib Bahar Ngaku Tertawa Baca Dakwaan, Singgung Kalimat untuk Keadilan, Tuding Ada Intervensi

Ia menegaskan, yang disampaikan Habib Bahar Bin Smith dalam ceramahnya terkait peristiwa KM 50 Jakarta-Cikampek berdasarkan keterangan keluarga korban, foto yang beredar, dan hasil investigasi TP3.

Ia meminta majelis hakim agar menyatakan Habib Bahar tidak bersalah dan membebaskan dari semua dakwaan JPU.

"Mohon kiranya kepada majelis hakim yang mulia menyatakan terdakwa Habib Bahar bin Smith tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan penuntut umum dalam dakwaan. Membebaskan terdakwa dari segala dakwaan dan segera dibebaskan dari tahanan," katanya.

Pihaknya pun meminta pengadilan memulihkan hak-hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat dan martabat.

Selain itu, apabila majelis hakim berpendapat lain, diharapkan memutus seadil-adilnya.

Baca juga: Dituntut 5 Tahun Penjara, Habib Bahar: Saya Merasa Tidak Bersalah, Saya Tidak Berpikir Manis

Sebelumnya, JPU dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar menuntut Habib Bahar bin Smith dengan pidana kurungan penjara selama lima tahun.

Tuntutan terhadap Bahar dibacakan JPU Kejati di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (28/7/2022). 

"Menuntut terdakwa HB Assayid Bahar bin Ali bin Smith dengan pidana penjara selama 5 tahun," ujar JPU. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved