Pelaku Bentrokan Dua Kelompok Pemuda di Pabedilan Cirebon Diciduk Polisi, Korban Dilarikan ke RS

Bentrokan itu terjadi pada Sabtu (9/7/2022) dinihari kira-kira pukul 04.00 WIB dan mengakibatkan seorang korban dilarikan ke rumah sakit.

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, beserta jajarannya saat menunjukkan sejumla barang bukti dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (4/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Jajaran Polresta Cirebon menciduk pelaku bentrokan dua kelompok pemuda di Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan, pelaku yang diamankan berjumlah dua orang dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Keduanya berinisial YR (15) dan ML (18)," ujar Arif Budiman saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (4/8/2022).

Ia mengatakan, bentrokan itu terjadi pada Sabtu (9/7/2022) dinihari kira-kira pukul 04.00 WIB dan mengakibatkan seorang korban dilarikan ke rumah sakit.

Baca juga: Polres Cirebon Kota Ringkus Buronan Bentrokan Geng Motor yang Sempat Kabur ke Ambon

Pasalnya, korban mengalami luka bacokan di beberapa bagian tubuhnya, dari mulai kepala, perut, hingga pergelangan tangannya.

"Dalam bentrokan tersebut, korban dikeroyok menggunakan senjata tajam oleh kelompok tersangka, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit" kata Arif Budiman.

Pihaknya juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya, empat bilah celurit, pakaian, sepeda motor, dan lainnya.

Bahkan, salah satu celurit yang disita petugas untuk dijadikan sebagai barang bukti dalam kasus tersebut panjangnya kira-kira mencapai satu meter.

Saat ini, kedua tersangka dan seluruh barang bukti tersebut diamankan ke Mapolresta Cirebon untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut dia, para tersangka dijerat Pasal 170 KUHP dan atau Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 serta diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Baca juga: Taman Sugema Sukabumi Ditutup, Sering Dijadikan Ajang Tawuran sampai Perbuatan Asusila, Warga Setuju

"Kami juga masih memburu tersangka lainnya yang terlibat dalam bentrokan antarpemuda dan mengakibatkan korban luka-luka ini," ujar Arif Budiman.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved