Sidang Doni Salmanan

Korban Doni Salmanan Pasang Sejumlah Spanduk di Samping PN Bale Bandung, ''Hidup Kami Hancur''

Sejumlah spanduk ditempel korban paguyuban Doni Salmanan di Samping Pengadilan Negeri Bale Bandung, saat digelarnya sidang pertama Doni Salmanan

Tribun Jabar/ Lutfi AM
Spanduk yang ditempel korban paguyuban Doni Salmanan, di Samping Pengadilan Negeri Bale Bandung, saat digelarnya sidang pertama Doni Salmanan, Kamis (4/8/2022. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - "Hidup kami hancur seperti mau mati, hutang dimana-mana, keluarga berantakan, perceraian di mana-mana, gara-gara konten berkedok tranding, sedekah, dan flexing Doni Salmanan".

Itu merupakan tulisan di salah satu spanduk yang ditempel korban paguyuban Doni Salmanan, di Samping Pengadilan Negeri Bale Bandung, saat digelarnya sidang pertama Doni Salmanan, Kamis (4/8/2022).

Ada juga spanduk yang bertuliskan, "adili dan hukum Doni Salmanan seberat beratnya karena dia telah membuat hidup kita hancur". Selain itu masih ada beberapa spanduk lainnya, dengan tulisan yang berbeda.

Baca juga: Doni Salmanan Tampil Beda Saat Sidang Dakwaan Kasus Quotex, Eks Crazy Rich Soreang Itu Kini Plontos

Di sidang pertamanya, Doni Salmanan tak hadir secara langsung ke PN Bale Bandung, ia mengikuti sidang secara dari dan dari informasi yang didapat saat itu ia berada di Lapas Jelekong, Baleendah Kabupaten Bandung.

Saat persidangan, Doni mengaku tak menghadiri sidang secara langsung karena asam lambungnya naik.

"Kondisi saya saat ini, minggu lalu saya sakit cukup parah, asam lambung saya naik dan kambuh. Mudah-mudahan minggu yang akan datang bisa sembuh," ujar Doni, saat di persidangan, yang menghadirinya secara daring.

Doni mengatakan, ia menyerahkan kepada penasehat hukumnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved