Bentrokan Dua Kelompok Pemuda di Babakan Cirebon, Berawal dari Saling Tantang di Medsos

Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui bentrokan itu dipicu saling menantang di media sosial.

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, beserta jajarannya saat menunjukkan sejumla barang bukti dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (4/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Petugas Polresta Cirebon menangkap YR (15) dan ML (18) yang terlibat bentrokan dua kelompok pemuda di Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (9/7/2022) dinihari kira-kira pukul 04.00 WIB itu mengakibatkan seorang korban harus dilarikan ke rumah sakit, karena mendapat luka bacokan.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui bentrokan itu dipicu saling menantang di media sosial.

Baca juga: Pelaku Bentrokan Dua Kelompok Pemuda di Pabedilan Cirebon Diciduk Polisi, Korban Dilarikan ke RS

Menurut dia, peristiwa bermula saat kelompok korban yang lebih dulu menantang kelompok para tersangka melalui fitur direct message di Instagram.

"Kedua kelompok tersebut menyepakati untuk bentrok di lokasi dan waktu yang telah ditentukan," ujar Arif Budiman saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (4/8/2022).

Ia mengatakan, korban bersama teman-temannya bergegas menyambangi lokasi yang telah disepakati bersama kelompok tersangka sambil membawa senjata tajam.

Kelompok tersangka yang menerima tantangan itu pun turut mendatangi lokasi bentrokan dan juga membawa senjata tajam berbagai ukuran.

Namun, kelompok korban kabur karena melihat kelompok para tersangka jumlahnya lebih banyak dan senjata tajam yang dibawa ukurannya lebih besar.

"Korban gagal melarikan diri, sehingga dikeroyok oleh kelompok tersangka menggunakan senjata tajam dan dilarikan ke rumah sakit," kata Arif Budiman.

Baca juga: KPU Tunggu Usulan PAW Taryadi, Anggota DPRD yang Divonis Penjara Usai Jadi Dalang Bentrokan Berdarah

Arif menyampaikan, sejumlah barang bukti juga berhssil diamakan, di antaranya, empat bilah celurit, pakaian, sepeda motor, dan lainnya.

Bahkan, salah satu celurit yang disita petugas untuk dijadikan sebagai barang bukti dalam kasus tersebut panjangnya kira-kira mencapai satu meter.

"Para tersangka dijerat Pasal 170 KUHP dan atau Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 serta diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara," ujar Arif Budima

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved