Tingkatkan Kualitas Pendidikan Vokasi, AHM Hadirkan Konsep TEFA, Siswa Teknik Jadi Lebih Terampil

PT Astra Honda Motor memperkuat komitmennya terhadap pendidikan vokasi dengan merilis konsep teaching factory (TEFA) yang bekerja sama dengan AHASS

Dok. PT DAM
PT Astra Honda Motor (AHM) memperkuat komitmennya terhadap pendidikan vokasi dengan merilis konsep teaching factory (TEFA) yang akan bekerja sama dengan bengkel resmi Astra Honda Authorize Service Station (AHASS).  

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PT Astra Honda Motor (AHM) memperkuat komitmennya terhadap pendidikan vokasi dengan merilis konsep teaching factory (TEFA) yang akan bekerja sama dengan bengkel resmi Astra Honda Authorize Service Station (AHASS). 

Dalam penerapan konsepnya, SMK Bina Mandiri, Bekasi terpilih sebagai sekolah mitra binaan pertama yang menerapkan proses belajar TEFA sekaligus menjadi tempat siswa belajar dengan orientasi bisnis layanan purna jual sepeda motor.

General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, mengatakan bahwa sekolah mitra binaan ini akan menjadi Pos AHASS TEFA.

Konsep TEFA yang dikembangkan AHM bersama diler utama ini akan membina dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan siswa terkait teknik dan bisnis sepeda motor dengan suasana kerja professional dalam memberikan layanan purna jual kepada konsumen.

"Konsep TEFA ini akan hadir di sekolah SMK Mintra Binaan AHM yang telah memiliki status Grade A+ dan menjadi sekolah Tempat Uji Kompetensi (TUK). Selain itu, sebagai Pos AHASS TEFA, sekolah dipersyaratkan melengkapi sarana dan prasarana workshop dengan beragam fasilitas seperti ruang tunggu konsumen, jumlah pit minimal 2 serta fasilitas pendukung lainnya. AHASS yang ditunjuk sebagai pembina akan mendampingi implementasi TEFA dalam hal operasional dan standarisasi kualitas pekerjaan di Pos AHASS TEFA" ujar Muhibbuddin di sela peresmian SMK Bina Mandiri, Bekasi, Selasa (2/8) yang dihadiri oleh manajemen AHM, PT Daya Adicipta Motora (DAM), dan beberapa pemilik AHASS di Bekasi. 

Muhibbuddin menyebutkan, beragam layanan purna jual bagi konsumen hadir di Pos AHASS TEFA seperti pengerjaan perawatan berkala, pergantian oli serta penggantian suku cadang sepeda motor Honda.

Dalam menjaga kualitasnya proses kerja, hasil kerja dan suku cadang yang digunakan, setiap Pos AHASS TEFA akan diawasi secara langsung oleh mekanik AHASS yang telah bekerja sama.

Menurut dia, program TEFA ini dikembangkan dalam upaya membawa suasana industri ke sekolah.

Tujuannya agar para peserta didik mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan teknikalnya dalam suasana dan standar kerja industri yang sesungguhnya.

“Sesuai dengan semangat Sinergi Bagi Negeri dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, kami berusaha membekali para peserta didik dengan pengalaman lebih mendalam sesuai dengan praktik professional yang ada di industri sepeda motor. Kami berharap Pos AHASS TEFA bisa hadir secara bertahap di SMK mitra binaan AHM lainnya dan dapat dimanfaatkan juga oleh para konsumen sepeda motor Honda untuk medapatkan layanan purna jual yang berkualitas,” ujarnya.

Sebagai informasi, program pengembangan pendidikan vokasi telah dilakukan AHM sejak tahun 2010 dengan mengembangkan dan mengimplementasikan kurikulum TBSM Astra Honda.

Hingga Juni 2022, AHM mempunyai 715 SMK TBSM Astra Honda yang tersebar di 34 Provinsi di seluruh Indonesia. Di antara total sekolah binaan tersebut, AHM telah memiliki 84 TUK yang dapat dimanfaatkan oleh siswa siswi SMK Mitra Binaan AHM yang ingin mengikuti UKK Astra Honda. (*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved