PDI Perjuangan Tegas, Anggota DPRD Purwakarta yang Ditangkap Saat Pesta Sabu Siap-siap Dipecat

Ono Surono mengatakan kebijakan partai sudah jelas mengenai anggotanya yang mengonsumsi narkoba.

Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/ Kiki Andriana
Ketua DPD PDI-P Jawa Barat Ono Surono saat diwawancara TribunJabar. id, di Jatinangor, Sumedang, Kamis (30/6/2022). Ia mengatakan PDIP tidak menoleransi anggotanya yang menggunakan narkoba. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - DPD PDI Perjuangan Jawa Barat mengambil langkah tegas menyusul penangkapan kadernya, yang juga anggota DPRD Kabupaten Purwakarta, YN, oleh Satnarkoba Polres Purwakarta, Minggu (31/7/2022) malam.

YN ditangkap saat berpesta narkoba bersama dua rekannya di Ciganea, Purwakarta, di mana satu orang di antaranya perempuan.

Hasil pemeriksaan urine, ketiganya positif menggunakan sabu-sabu.

Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono, mengatakan PDIP tak pernah menoleransi kadernya yang terlibat penyalahgunaan narkotika.

Sanksi tegas, ujarnya, pasti akan diberikan.

"DPD akan merekomendasikan sanksi pemecatan kepada DPP partai. Untuk masalah narkoba, partai tidak bisa mentoleransi. Kader yang terlibat pasti akan dijatuhi sanksi yang paling berat begitu laporan DPC PDIP Purwakarta secara resmi kami terima," ujarnya kepada Tribun Jabar, Selasa (2/8/2022).

Tak ada kompromi untuk penyalahgunaan narkoba, sebelumnya juga ditegaskan Ketua DPC PDI Perjuangan Purwakarta, Sutisna.

Ia mengatakan, untuk urusan penyalahguaan narkotika, sikap partai sudah sangat jelas dan tegas. 

"Kalau memang ada kader kami, apalagi anggota DPRD PDI Perjuangan terbukti terlibat penyalahgunaan narkoba, sudah jelas dan tegas sanksinya, yakni pemecatan," ujarnya.

Kapolres Purwakarta AKBP Edwar Zulkarnain, mengatakan, saat mereka amankan, YN  dan dua rekannya, LA dan WW, tengah berada di satu ruangan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved