Rabu, 15 April 2026

Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Pemprov Jabar Kurang Anggaran Perbaiki Jalan Rusak 450 Km

Anggaran untuk Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Pemprov Jabar menurun , padahal ada janji Gubernur Jabar Ridwan Kamil soal jalan mulus di Jabar yan

Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/ Dwiky Maulana Vellayati
Kondisi jalan Provinsi yang rusak di Wilayah Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, Selasa (28/12/2021). 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Anggaran untuk Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Pemprov Jabar menurun , padahal ada janji Gubernur Jabar Ridwan Kamil soal jalan mulus di Jabar yang harus ditunaikan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Pemprov Jabar, Bambang Tirtoyuluono mengatakan, tahun ini, anggaran pendukung perbaikan jalan Rp 1.1 T, dari semula Rp 1.3 T. 

"Betul ada penurunan anggaran dibandingkan dengan tahun 2022. Jadi memang kita memahami kondisi ini. Terlebih, pada 2024 akan ada Pilkada serentak dan Pemilu," kata Bambang Tirtoyuliono di Bandung, Rabu (3/8).

Undang-undang Tentang Jalan mengamanatkan soal anggaran perbaikan jalan. Bahwa anggaran pemerintah baik pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota bisa dibelanjakan untuk penanganan jalan maupun jembatan yang bukan kewenangannya.

Baca juga: Ridwan Kamil Pastikan Sejumlah Jalan Rusak di Cianjur Segera Diperbaki, Jalur Ini Jadi Prioritas

"Nah, atas dasar itulah, Dinas BMPR Jabar berkoordinasi dengan Bapeda Jabar, Bapenas dan Kementerian PUPR. Diharapkan bisa membuahkan hasil juga membantu untuk kekurangan pembiayaan penanganan jalan di Jawa Barat," katanya.

Bambang Tirtoyuliono menerangkan, sampai saat ini, jalan rusak di Jabar mencapai 450 km. Kondisi tersebut harus segera direkonstruksi yaitu dengan cara membongkar dan membangun kembali jalan baru sehingga membutuhkan biaya yang tinggi.

"Kalau dihitung rekontruksi itu biayanya bisa mencapai Rp1,9 triliun," katanya.

Ia mengungkap bahwa kondisi jalan di Jabar hampir 73 persen sudah melebihi dari umur teknis. Karenanya, tentu saja solusinya dengan cara merekontruksi jalan tersebut.

"Jika 73 % berarti Rp1,6 triliun harus kita siapkan untuk rekontruksi jalan," ujarnya.

Bambang mengungkapkan dengan keterbatasan anggaran, pihaknya melakukan beberapa langkah. Salah satunya melalui penanganan berkala yakni melapis ulang dengan ketebalan jalan sekitar 10 cm.

"Kondisi jalan yang eksisting ini kita perbaiki dulu sampai dengan memenuhi kriteria. Itu yang akan kita lakukan di tahun 2023 mendatang," katanya.

Pihaknya akan memprioritaskan perbaikan jalan di beberapa wilayah seperti perkotaan, kolektor perkotaan dan pusat-pusat pertumbuhan wisata dan ekonomi.

 "Sekitar 450 km lebih jalan di Jabar sudah rusak secara merata. Jadi dibutuhkan koordinasi dengan pihak lain. Itulah sebabnya harus segara kita selesaikan," tambahnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved