Dandim 0605/Subang Desak Disdikbud Selesaikan Masalah di SDN Banjarsari, Murid Belajar di Lantai

Dandim 0605/Subang, Letkol Inf Bambang Raditya, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang menyelesaikan masalah di SDN Banjarsari.

Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Ahya Nurdin
Dandim Subang Latkol Inf Bambang Raditya (kiri) bersama Kapolres Subang AKBP Sumarni (kedua dari kanan) saat meninjau kegiatan belajar di SDN Banjarsari, Kabupaten Subang, Rabu (3/8/2022). Di sekolah ini ada murid yang harus belajar di lantai karena ketiadaan kursi dan meja. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Ahya Nurdin

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Dandim 0605/Subang, Letkol Inf Bambang Raditya, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang menyelesaikan masalah di SDN Banjarsari.

Diberitakan sebelumnya, ada siswa SDN Banjarsari yang belajar di lantai karena tidak ada kursi dan meja. Ada tiga kelas yang kondisinya seperti itu sejak 2018.

Letkol Inf Bambang Raditya bersama Kapolres Subang, AKBP Sumarni, langsung mengunjungi SDN Banjarsari di Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, Rabu (3/8/2022).

Letkol Inf Bambang Raditya bersama AKBP Sumarni melihat kegiatan belajar para siswa di sekolah itu.

Menurut Dandim, tidak adanya kursi dan meja untuk kegiatan belajar siswa SDN Banjarsari bukan hanya salah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang.

Menurutnya, ini salah semua pihak.

Baca juga: Puluhan Ribu Anak di Subang Jadi Sasaran BIAN, Dibagi dalam Dua Kelompok Umur

"Kalau disdik teledor, ingatkan sama-sama, tidak usah mencari kambing hitam. Karena, anak-anak kita semua. Ketika seperti ini, jadi kita harus peduli, sehingga masalah cepat teratasi," ujarnya.

Murid SDN Banjarsari mengikuti KBM dengan belajar di lantai akibat tak ada meja dan kursi, Selasa (2/8/2022). Ada tiga kelas yang kondisinya seperti itu.
Murid SDN Banjarsari mengikuti KBM dengan belajar di lantai akibat tak ada meja dan kursi, Selasa (2/8/2022). Ada tiga kelas yang kondisinya seperti itu. (Tribun Jabar/Ahya Nurdin)

Letkol Inf Bambang Raditya mengatakan, masyarakat yang lain yang  melihat hal seperti ini agar bisa berkomunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat, desa, kecamatan, babinsa, dan bhabinkamtibmas, sehingga bisa dicari solusinya, 

"Kalau ada masalah seperti ini harus cari solusi bersama-sama, jangan sudah viral baru ribut dan saling salahkan," katanya

Dandim pun mendesak Disdikbud Subang agar segera menindaklanjuti kebutuhan kursi dan meja bagi siswa SDN Banjarsari.

Baca juga: MEMPRIHATINKAN, Murid SDN Banjarsari Subang Terpaksa Belajar di Lantai, Tak Punya Meja dan Kursi

"Kalau besok memang masih belum ada, kita akan bantu, segera tuntaskan minggu ini untuk meja sama kursinya," ucapnya.

Dandim mengajak masyarakat untuk sama-sama peduli terhadap dunia pendidikan di Subang, demi generasi muda Subang yang lebih baik.

"Jadikan kasus di SDN Banjarsari ini sebagai cambuk dan jangan terulang di sekolah mana pun dim asa yang akan datang. Mari kita sama-sama berjuang dan peduli terhadap pendidikan di lingkungan sekitar kita agar kasus di SDN Banjarsari ini tidak terjadi lagi, sehingga siswa bisa tenang dan nyaman belajar," ucapnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved