Pengawas Sekolah di Garut Ikuti Pelatihan Kurikulum Merdeka, Disiapkan Terjun ke Pelosok Garut

Puluhan pengawas sekolah dan Koordinator Wilayah KKG di Kabupaten Garut dilatih implementasi kurikulum merdeka dan disiapkan terjun ke pelosok Garut

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/SIDQI AL GHIFARI
Puluhan pengawas sekolah dan Koordinator Wilayah KKG di Kabupaten Garut dilatih implementasi kurikulum merdeka, Selasa (2/8/2022). Mereka disiapkan terjun ke pelosok Garut. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Puluhan pengawas sekolah dan Koordinator Wilayah KKG (Kelompok Kerja Guru) di Kabupaten Garut mendapat pelatihan implementasi kurikulum merdeka.

Pelatihan yang dilaksanakan di Kantor Dinas Pendidikan Garut, Selasa (2/8/2022).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ade Manadin mengatakan kurikulum merdeka merupakan solusi untuk menyelesaikan persoalan pendidikan yang mengalami krisis akibat pandemi Covid-19.

Ia menyebut pembekalan tersebut penting lantaran nantinya para peserta akan disebar ke seluruh pelosok Garut untuk memberikan bimbingan implementasi kurikulum merdeka.

"Ada 55 orang yang ikut jadi peserta, mereka nantinya akan menjadi narasumber dan disebar ke ribuan sekolah dasar yang ada di 10 titik di pelosok Garut," ujarnya saat diwawancarai Tribunjabar.id.

Baca juga: Komisi V DPRD Jabar Minta Kepala Satuan Pendidikan dan Guru Paham Soal Kurikulum Merdeka Mengajar

Ia berharap kurikulum merdeka mampu mengembalikan kembali kualitas pendidikan di Kabupaten Garut pasca redup akibat badai pandemi Covid-19.

Dalam kegiatan itu pihaknya menggandeng Yayasan Bakti Barito sebagai mitra pelatihan bimbingan yang akan dilaksanakan selama empat hari itu.

"Kami mengapresiasi kepada Yayasan Bakti Barito telak aktif membantu, semoga kualitas pendidikan di Garut meningkat," ucapnya.

Direktur Yayasan Bakti Barito, Dian Purbasari pihaknya menggandeng beberapa ahli di bidang konservasi keanekaragaman hayati dan ahli geodesi untuk siklus hidrologi sebagai pemateri pembekalan.

Selain bimbingan kurikulum merdeka, pihaknya juga memberikan pembekalan mengenai pendidikan lingkungan hidup.

Baca juga: Kadisdik Sumedang Tulis Buku Pembelajaran Holistik-Integratif, Perkuat Kurikulum Merdeka Belajar

"Misal pengelolaan sampah, konservasi keanekaragaman hayati dan siklus hidrologi, itu diberikan melihat konteks alam Garut yang dikelilingi gunung, hutan dan pantai," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved