Bupati Cianjur Kaget Ada Ratusan Murid SD 4 Tahun Ini Harus Nyebur Sungai untuk Sekolah, Ini Katanya

Bupati Cianjur kaget saat tahu ada ratusan siswa SDN Padawaras yang harus nyebur ke sungai untuk pergi ke sekolah.

ISTIMEWA/BANG JAY
Sekitar 100 murid sekolah dasar negeri Padawaras, Desa Sukaluyu, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur, selalu datang dengan seragam yang basah saat tiba di sekolah karena harus menyeberangi sungai Ciujung. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sudah sekitar empat tahun ratusan murid  SD Negeri Padawaras harus mencebur ke Sungai Ciujung saat akan berangkat dan pulang ke sekolah.

Ini karena jembatan gantung yang biasa digunakan hanyut tersapu banjir bandang tahun 2018.

Bupati Cianjur Herman Suherman kaget saat tahu hal ini.

Setelah empat tahun ia baru tahu ada jembatan gantung yang hanyut dan membuat ratusan murid  SDN Padawaras terpaksa harus mencebur ke Sungai Cijung dan menyeberanginya agar bisa sampai ke sekolah.

Tak pelak, anak-anak pun terpaksa harus belajar dengan tubuh yang kedinginan karena baju seragam mereka yang basah kuyup.

Ditemui di Pendopo, kemarin, Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengaku sangat terkejut dengan informasi tersebut.

Ia mengaku tak menyangka hal itu masih terjadi di kabupaten yang ia pimpin.

"Ini saya langsung tindaklanjuti ke Dinas Perkimtan, agar bisa segera direncanakan pembangunannya," ujar Bupati di Pendopo, Senin (1/8/2022).

Herman mengaku sangat  prihatin dengan kondisi ini. Apalagi, ujarnya, Kabupaten Cianjur sedang mengejar ketertinggalan IPM.

"Itu kurang baik. Insya Allah kita mah tidak akan mewariskan ke yang akan datang dari IPM yang jelek, IPM itu kan terasanya bukan yang sekarang tapi 25 tahun yang akan datang," ujar Herman.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved