Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Wanita Nelayan Melalui Pembentukan Koperasi Poklahsar

Pantai Pangandaran merupakan salah satu pantai terbaik dan menjadi tujuan wisata pantai di Jawa Barat yang menawarkan berbagai keindahan pantai, pasir

Istimewa
Ketua Tim Dosen Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITB Sri Hartati bersama nara sumber Kadis. Kelautan Dudi Surachman, Dinas Koperasi dan UKM Rinda, Tenaga Ahli Kemendes Ir. Robby Budi Harsono dan Praktisi Keuangan Drs. Okky Sukardin pada saat menyampaikan materi kepada para peserta.* 

Sri mengungkapkan, secara jangka panjang dengan adanya Koperasi Simpan Pinjam akan menjadi soko guru perekonomian nasional Kabupaten Pangandaran.

Namun realitas kehidupan nelayan dan keluarganya sangatlah miris, mereka selalu dalam kondisi kemiskinan. Tak heran jika kita melihat para perempuan isteri nelayan ikut membantu perekonomian keluarga dengan berjualan produk hasil laut.

“Keberadaan istri nelayan sebagai penyokong kebutuhan ekonomi rumah tangga sangat dibutuhkan mengingat para suami yang bekerja sebagai nelayan tidaklah dapat digantungkan dari sisi penghasilan.

Besarnya kontribusi isteri-isteri nelayan terhadap peningkatan pendapatan ekonomi rumah tangga nelayan tradisional merupakan salah satu wujud  kemmapuan dan kemandirian kaum wanita di daerah pesisir untuk menopang ekonomi keluarganya.

Peran ini dapat dikembangkan sebagai usaha yang mandiri dan profesional  sehingga tingkat kesejahteraan keluarganya meningkat,’’ujarnya.

Seiring dengan berjalannya usaha mereka, tidak sedikit dari anggota Poklahsar mengalami masalah dalam modal usaha, terlebih pada saat pandemi ini.

Saat ini kelompok belum mampu memberikan bantuan dalam hal modal usaha, padahal kelompok ini sudah memiliki nilai “kekuatan“ dan kekompakaan bekerjasama dalam aktivitas usaha terutama dalam menyebarkan pengetahuan dan keterampilan usaha.

Masalah modal  inilah yang kerap kali menjadi masalah bersama yang sampai saat ini belum bisa dicarikan secara bersama solusinya. Sementara ekonomi keluarga nelayan tetap membutuhkan bantuan dari isteri nelayan yang aktif dalam menjual produk hasil tangkapan.

“Koperasi merupakan salah satu bentuk usaha di Indonesia yang mampu memberikan solusi dalam permasalahan yang dihadapi oleh anggotanya. Bahkan dengan menjadi anggota Koperasi diharapkan kesejahteraan anggotanya dapat meningkat.

Di tengah pandemi ini, disadari ataupun tidak dengan memberdayakan anggota melalui Koperasi secara konsisten akan menjadi angin segar dan solusi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi anggota yang berkeadilan.

Pada saat pandemi ini kesempatan yang baik bagi masyarakat bahwa hidupnya sehari -hari tidak bisa digantungkan pada segelintir pemiliki modal,”jelas Sri.

Sri menambahkan, berdasarkan permasalahan tersebut maka kegiatan pemberdayaan saat ini adalah untuk meningkatkan penguatan kelompok Poklahsar dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi anggota terutama dalam permodalan usaha.

Kegiatannya adalah membentuk Koperasi Simpan Pinjam Poklahsar. “Dengan tujuannya utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan para anggota Poklahsar,” pungkasnya.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved