Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Wanita Nelayan Melalui Pembentukan Koperasi Poklahsar

Pantai Pangandaran merupakan salah satu pantai terbaik dan menjadi tujuan wisata pantai di Jawa Barat yang menawarkan berbagai keindahan pantai, pasir

Istimewa
Ketua Tim Dosen Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITB Sri Hartati bersama nara sumber Kadis. Kelautan Dudi Surachman, Dinas Koperasi dan UKM Rinda, Tenaga Ahli Kemendes Ir. Robby Budi Harsono dan Praktisi Keuangan Drs. Okky Sukardin pada saat menyampaikan materi kepada para peserta.* 

TRIBUNJABAR.ID, Pantai Pangandaran merupakan salah satu pantai terbaik dan menjadi tujuan wisata pantai di Jawa Barat yang menawarkan berbagai keindahan pantai, pasir putih, cagar alam serta di dukung oleh produk hasil laut yang bisa dinikmati oleh pengunjung.

Pendapatan masyarakatnya bergantung pada jumlah wisatawan yang berkunjung.

Di awal pandemi Covid-19 jumlah wisatawan sangat sepi sehingga berdampak pada kondisi perekonomian masyarakat Pangandaran terutama para pelaku usaha di sektor pariwisata.

2 Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema ‘Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Wanita Nelayan
Praktisi Keuangan Drs. Okky Sukardin pada saat memberikan materi kepada Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) tentang pentingnya mengelola keuangan yang baik.*

Pada tahun kedua pandemi, pantai Pangandaran mulai dibuka kembali dengan mengikuti prokes, geliat para palaku usahapun mulai bangkit.

Para pelaku usaha yang ada di tempat wisata pantai Pangandaran diantaranya para isteri nelayan yang  tergabung dalam Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) sebagai mitra dari kegiatan pengabdian masyarakat.

Kepala Dinas Kelautan Kab. Pangandaran Dudi Surachman foto
Kepala Dinas Kelautan Kab. Pangandaran Dudi Surachman foto bersama Tim Dosen ITB dan para peserta kelompok wanita nelayan.

Mereka menjual berbagai macan hasil olahan ikan laut hasil tangkapan nelayan. Mulai dari ikan asin, udang tepung, abon ikan serta kerupuk ikan.

“Pada kegiatan pengabdian sebelumnya (2021), Poklahsar yang memiliki kelompok berjumlah 20 dan memilki anggota berkisar 10 s.d 15 orang mendapatkan pelatihan pemasaran online dengan menggunakan media sosial melalui Facebook, Instagram serta WhatsApp.

Dosen Manajemen Koperasi Edwin Karim saat memberikan materi tentang
Dosen Manajemen Koperasi Edwin Karim saat memberikan materi tentang pentingnya mengelola manajemen koperasi dalam rangka mensejahterakan anggotanya.*

Dari hasil pelatihan ini penjualan mereka mengalami peningkatan. Seiring dengan adanya peningkatan penjualan maka produksi pun mengalami peningkatan.

4 Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema ‘Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Wanita

Tim Dosen Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITB foto bersama nara sumber dan para mahasiswa Unpad yang sedang magang di kantor pelabuhan dan pelelangan Cikidang Kab. Pangandaran.*

Namun, para anggota Poklahsar mengalami kesulitan memenuhi permodalan usaha. Banyak dari pengusaha mikro dan kecil termasuk anggota Poklahsar yang sebenarnya yakin bisa memperluas pasar namun terhambat keterbatasan modal.”tutur Ketua Tim Dosen ITB Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITB Sri Hartati didampingi anggota Kartib Bayu (SAPPK) dan Rudi Dugani (SITH) disela-sela kegiatan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved