Polres Sumedang Sudah Terima Pemberitahuan Demo di BPN Besok, Bersiap Mengawal dan Lakukan Ini

Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan mengatakan, 200 personel gabungan bakal dikerahkan untuk mengawal aksi warga terdampak tol Cisumdawu ke BPN

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/KIKI ANDRIANA
Warga didampingi Forum Kepemudaan AMX Indonesia berunjuk rasa di depan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumedang, Selasa (17/5/2022). Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan mengatakan, 200 personel gabungan bakal dikerahkan untuk mengawal aksi warga terdampak tol Cisumdawu ke BPN Sumedang, Senin (1/8/2022). 

Dia mengatakan massa aksi berjumlah 500 orang.

Demontrasi ini sebagai langkah terakhir dari permintaan audiensi yang tak ditanggapi. 

"Kami layangkan surat audiensi pertama tidak diterima, kedua juga tak diterima, ya kami demo," katanya. 

Dia mengatakan banyak masyarakat yang mengeluhkan persoalan yang mereka hadapi.

Baca juga: Sengketa 9 Hektare di Jatinangor, BPN Sumedang Tunggu Putusan Inkracht Untuk Tol Rp 300 Miliar

Di antaranya masyarakat di Rancamaya Desa Coherang, Desa Jatimulya, Keusik, dan Desa Sirnamulya di Sumedang Selatan. 

"Masyarakat mengeluhkan bahwa banyak yang belus selesai dibayar tapi tanah telah dieksekusi, termasuk kandang ayam," katanya. 

Dalam perhitungan Rohmat, ada sebanyak 400 keluarga yang diadvokasi oleh timnya. 

"Karena banyak masyarakat yang terkait haknya sampai saat ini belum ada kepastian kapan untuk dibayar, cocok bendera kuning ditancapkan simbol bahwa BPN kurang respons," katanya seraya menyebut demo dimulai pukul 12.00. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved