BSI dan Podomoro Park Sepakat Optimalisasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional Lewat Sektor Properti

Untuk jaga tren positif pada sektor properti, pengembang Podomoro Park gaet Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai alternatif metode pembiayaan syariah

Dok. Podomoro Park
Perwakilan PT Pesona Mitra Kembar Mas dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. berfoto bersama menunjukan dokumen perjanjian kerjasama (Dok. Podomoro Park) 

BANDUNG - Tren pertumbuhan sektor properti sepanjang tahun 2022 tumbuh positif sejalan dengan permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Tercatat meningkat dari 9,7 persen menjadi 10,1 persen hingga April 2022. Angka ini akan terus meningkat seiring pertumbuhan permintaan properti yang terus dijaga pemerintah lewat bunga acuan pada level 3,5 persen dan relaksasi kredit properti yang masih akan berlaku hingga 2023 mendatang.

Sektor properti memang sektor tahan banting dan menjadi penopang pemulihan ekonomi nasional karena kontribusi sektor properti memiliki efek langsung dan tak langusung dalam penerimaan negara.

Untuk menjaga tren positif pada sektor properti, pengembang Podomoro Park menggaet Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai alternatif metode pembiayaan syariah.

“Tren properti sudah sangat baik dan tahan banting, kita akan perkuat dengan berbagai alternatif pembiayaan syariah di samping pemanfaatan restrukturisasi relaksasi pemerintah” kata Tedi Guswana, Marketing GM Podomoro Park saat ditemui dalam kegiatan penandatanganan kerjasama Podomoro Park dan BSI, Jumat (29/08/22).

Dari kiri ke kanan: Tedi Guswana Marketing GM Podomoro Park, Dade Dermawan Regional CEO BSI, Ilyas Ibrahim Regional Deputy Retail Financing dan Fitri Kurnia Area Consumer Financing Manager Bandung Kota BSI melihat maket kawasan Podomoro Park
Dari kiri ke kanan: Tedi Guswana Marketing GM Podomoro Park, Dade Dermawan Regional CEO BSI, Ilyas Ibrahim Regional Deputy Retail Financing dan Fitri Kurnia Area Consumer Financing Manager Bandung Kota BSI melihat maket kawasan Podomoro Park ((Dok. Podomoro Park))

Kerjasama antara Podomoro Park dan BSI meliputi pembiayaan KPR Syariah. Pembiayaan KPR Syariah merupakan pembiayaan kepemilikan rumah yang sesuai dengan prinsip syariah. Pembiayaan KPR Syariah berbeda dengan metode lain meliputi pembiayaan, pinjaman hingga besaran cicilan setiap bulannya.

Kerjasama ini akan memberikan berbagai pilihan pada pelanggan properti dalam memiliki aset dan mendorong optimalisasi pendapatan negara dan peningkatan ekonomi nasional.

Sementara Dade Dermawan, Regional CEO Bank Syariah Indonesia Region VI Bandung, menyampaikan optimisme atas dukungan layanan Bank Syariah Indonesia terhadap sektor properti.

“BSI punya peranan strategis sebagai perbankan syariah terbaik yang kompetitif, dengan meningkatnya penyaluran pembiayaan ke sektor properti akan meningkatkan sektor pendukung seperti pengadaan bahan material, infrastruktur, dan pekerja melalui alternatif pembiayaan syariah” Kata Dade.

Dade menambahkan Bank Syariah Indonesia memberikan berbagai kemudahan yang kompetitif karena menjamin kepastian pembiayaan.

“Kami menyasar seluruh segmen termasuk milenial. Kepastian pembiayaan hingga 30 tahun bahkan ditengah ketidakpastian ekonomi global menjadikan kami sebagai alternatif pembiayaan yang paling diminati di kuartal II tahun 2022”
Dalam acara tersebut, dijelasakan kedua belah pihak sepakat dan optimis dalam membangun kemitraan yang strategis guna optimalisasi pertumbuhan ekonomi nasional.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved