Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Ali Rasyid Paparkan Program Jabar di Pendidikan

Ali Rasyid memaparkan program Jabar di bidang pendidikan saat bersamaan dengan sosialisasi empat pilar kebangsaan

istimewa
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ali Rasyid 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ali Rasyid, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Yayasan Al Muhajirin, Ciledek, Kota Tasikmalaya, Rabu (27/7). Kali ini, anggota dewan dari Fraksi Gerindra tersebut menitikberatkan pada bidang pendidikan.

Seperti diketahui, Empat Pilar Kebangsaan ini meliputi Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan UUD 1945.

Pada kesempatan tersebut selain menyosialisasikan 4 Pilar Kebangsan, Ali Rasyid pun menyampaikan program-program Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bidang pendidikan. 

Ali mengatakan ia menitikberatkan pada pendidikan seperti dalam Tujuan NKRI yang tertera pada Pembukaan UUD 1945 pada alinea keempat, adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ia mengatakan telah menyampaikan tentang program-program Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama DPRD Provinsi Jawa Barat dalam bidang pendidikan.

"Kami memiliki sejumlah program di bidang pendidikan yang menjadi kewenangan Pemprov Jabar, yakni SMA, SMK, dan SLB. Mulai dari Iuran Bulanan Peserta Didik atau IBPD gratis untuk sekolah negeri," katanya di Bandung, Kamis (28/7).

Ia mengatakan untuk sekolah swasta pun, pihaknya sudah menganggarkan Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU).

Besaran BPMU pun telah naik menjadi Rp 700 ribu per siswa.

"Sebelumnya, BPMU ini sebesar Rp 500 ribu saja. Kemudian kami menaikkannya menjadi Rp 700 ribu," katanya.

Ia mengatakan untuk pendidikan lanjutannya, Pemprov Jabar dan DPRD Jabar pun menyetujui program beasiswa Jabar Future Leader Scholarship.

Progran ini untuk masyarakat Jawa Barat yang sedang menempuh pendidikan jenjang D3, D4, S1, S2, atau S3, yang berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik

"Kami pun terus berupaya merealisasikan Perda Pesantren. Supaya ada program beasiswa bagi pengajar pesantren. Bisa dianggarkan di APBD Perubahan 2022. Jangan sampai perda ini hanya semacam gimmick," katanya.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat tersebut berharap dengan adanya program-program yang diusung oleh DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada masyarakat Jawa Barat bisa meningkatkan kualitas di bidang pendidikan.

“Kami mengharapkan dengan adanya program-program yang diusung oleh DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada masyarakat Jawa Barat merupakan salah bentuk kepedulian Pemprov Jawa Barat dalam meningkatkan kecerdasan kehidupan bangsa," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved