DPRD Jabar terkait CDPOB, Pemprov Jabar Jangan Hanya Menunggu Pencabutan Moratorium

DPRD Jabar terkait CDPOB menegaskan kalau Pemprov Jabar jangan hanya menunggu pencabutan moratorium

istimewa
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ali Rasyid 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ali Rasyid, meminta Pemprov Jabar untuk lebih aktif berkomunikasi dengan pemerintah pusat supaya mencabut atau membuka moratorium pemekaran daerah otonomi baru secara terbatas.

Anggota dewan dari Fraksi Gerindra ini mengatakan langkah tersebut untuk memuluskan proses pemekaran delapan Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) yang telah disetujui Pemprov Jabar dan DPRD Jabar

Daerah-daerah yang telah disetujui sampai tingkat provinsi tersebut adalah Kabupaten Cianjur Selatan, Kabupaten Tasikmalaya Selatan, Kabupaten Garut Utara, Kabupaten Bogor Barat, Kabupaten Garut Selatan, Kabupaten Sukabumi Utara, Kabupaten Indramayu Barat, dan Kabupaten Bogor Timur.

"Persetujuan delapan CDPOB ini harus ada tindaklanjut yang jelas dari Pemprov Jabar. Jadi harus intens lagi oleh Pemprov Jabar komunukasinya. Bukan sekedar menyetujui, terus dipasrahkan semua ke pemerintah pusat. Harus ada lobi-lobi lanjutan," kata Ali di Bandung, Kamis (28/7).

Ia mengatakan Pemprov Jabar harus melakukan upaya tindak lanjut seperti mengutus Sekda Jawa Barat atau DPRD Jawa Barat untuk bertemu dengan DPR RI, DPD RI, hingga Wakil Presiden terkait usulan tersebut.

"Mungkin kalau ada komunikasi, moratorium bisa dibuka terbatas untuk Jabar. Masa, Papua bisa, sedangkan Jabar yang penduduknya paling banyak di Indonesia dengan jumlah daerah yang masaih sedikit, tidak bisa," kata dia.

Ali mengatakan jangan sampai karena sudah disahkan di rapat paripurna, Pemprov Jabar merasa tugasnya sudah selesai.

Padahal, masih bisa dilakukan upaya lebih nyata lagi dari Pemprov Jabar sehingga tidak hanya menunggu pencabutan moratorium.

Usulan CDPOB di Jawa Barat ini, katanya, pastinya terkait dengan pengembangan ekonomi, pemerataan pelayanan masyarakat, dan pemerataan pembangunan.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved