Bangun Kemudahan Investasi di Daerah, Ini yang Dilakukan Pemda Subang untuk Bikin Kawasan Industri

Bupati Subang Ruhimat bersama Kepala Biro BUMD Investasi dan Adbang Jabar berkunjung ke Suryacipta City of Industry untuk menyusun ekosistem investasi

TRIBUNJABAR.ID/MUHAMAD NANDRI PRILATAMA
Bupati Subang, H Ruhimat bersama Kepala Biro BUMD Investasi dan Adbang Provinsi Jabar berkunjung ke Suryacipta City of Industry di Karawang, Kamis (28/7/2022). Kunjungan ini untuk meninjau dan berdiskusi dalam menyusun rancangan peraturan daerah ekosistem investasi daerah dan kawasan industri Subang Smartpolitan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bupati Subang H Ruhimat bersama Kepala Biro BUMD Investasi dan Adbang Provinsi Jabar berkunjung ke Suryacipta City of Industry di Karawang untuk meninjau dan berdiskusi dalam menyusun rancangan peraturan daerah (Raperda) ekosistem investasi daerah dan kawasan industri.

Peninjauan ini sehubungan dengan ekspansi kawasan industri oleb PT Suryacipta Swadaya ke wilayah Subang dengan adanya 'Subang Smartpolitan', sehingga Pemda Subang bergegas menyiapkan ekosistem investasi yang menguntungkan bagi semua pihak.

Bupati Subang H Ruhimat berharap dengan hadirnya perda terkait kawasan industri membuat para investor akan merasa nyaman untuk berinvestasi di Subang.

Dia menambahkan, ketika nantinya investor telah masuk ke Subang, dia ingin betul-betul tercipta keamanan, ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan.

"Kami ingin adanya perda ini bisa meniingkatkan peran masyarakat Subang di kawasan industri. Rakyat tak ingin hanya menjadi penonton di wilayahnya sendiri," ujarnya, Kamis (28/7/2022).

Pertumbuhan PDRB Jabar sebelumnya berkisar di atas 5 persen per tahun, kini menurun drastis di 2020 dan 2021 akibat pandemi.

Tetapi, pada triwulan I 2022 Jabar mencatat pertumbuhan positif sebesar 5,61 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional, bahkan tertinggi di Pulau Jawa.

Industri pengolahan yang menjadi kontributor terbesar bagi PDRB Jabar yang disinyalir mulai pulih di 2022, sehingga sektor ini mencatat pertumbuhan tertinggi dan berperan dalam mendorong peningkatan PDRB Jabar secara keseluruhan.

Kehadiran Subang Smartpolitan juga diharapkan bisa memberikan manfaat yang sama bagi Kabupaten Subang.

Baca juga: Subang Smartpolitan Kedatangan Investor Manufaktur asal Cina dan Amerika Serikat

Direktur Pengembangan Suryacipta dan Kepala Perencanaan Pembangunan Subang Smartpolitan, Didi Wihardi menuturkan rasa terima kasih atas dipilihnya Suryacipya sebagai perusahaan yang menjadi acuan pemda dalam menyusun perda kawasan industri di Subang.

"Ini sebuah kehormatan bagi kami, kawasan kami dijadikan satu acuan dalam menyusun peraturan yang akan menjadi dasar pengelolaan industri di seluruh Subang. Sebab, Subang Smartpolitan nantinya akan berbeda dengan kawasan industri kami, seperti Karawang. Kami akan memanfaatkan penggunaan IoT dalam pembangunan infrastruktur kawasan. Dengan pengalaman mengelola kawasan industri lebih dari 30 tahun, kami juga optimistis dapat berkolaborasi bersama pemda dalam menciptakan ekosistem investasi yang terbaik," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved