Energi hijau untuk Warga Desa Peundeuy Jawa Barat, PLN Resmikan Operasi PLTM Cikaengan

Resmikan Operasional PLTM Cikaengan (18/07), sistem kelistrikan di Jawa Barat khususnya Tasikmalaya semakin hijau dengan bertambahnya PLTM yang berkap

PLN
Resmikan Operasional PLTM Cikaengan (18/07), sistem kelistrikan di Jawa Barat khususnya Tasikmalaya semakin hijau dengan bertambahnya PLTM yang berkapasitas 3x1,7 Mega Watt (MW). 

Beroperasinya PLTM Cikaengan 3x1,7 MW dapat listriki 4.816 rumah tangga dengan daya 900 Volt Ampere (VA).

TRIBUNJABAR.ID, Resmikan Operasional PLTM Cikaengan (18/07), sistem kelistrikan di Jawa Barat khususnya Tasikmalaya semakin hijau dengan bertambahnya PLTM yang berkapasitas 3x1,7 Mega Watt (MW).

Beroperasinya PLTM yang terletak di Daerah Aliran Sungai Cikaengan, Desa Peundeuy, Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Commercial Operating Date (COD) pada Senin,18 Juli 2022 yang dilakukan oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Agung Nugraha dan Direktur Utama PT Petro Hidro Optima, Irsal Kamarudin

Agung menjelaskan, kegiatan COD ini adalah bentuk keseriusan PLN UID Jabar untuk menghadirkan energi bersih bagi masyarakat demi mewujudkan Net Zero Emission pada tahun 2060 mendatang dengan menambah porsi pembangkit EBT di Indonesia.

Ia juga menyampaikan, PLTM Cikaengan dapat melistriki 4.816 rumah tangga dengan daya 900 Volt Ampere (VA). PLTM tersebut juga meningkatkan presentasi bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) dan rasio elektrifikasi di Jawa Barat khususnya Tasikmalaya.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat sangat concern terkait pemanfaatan EBT sebagai pilihan penyediaan tenaga listrik di Jawa Barat. Saat ini persentase EBT dalam sistem kelistrikan PLN di Jawa Barat adalah 38,12 persen di atas target rata-rata nasional.
Sementara rasio elektrifikasi di Jawa Barat sampai saat ini adalah sebesar 99,74 persen," ungkapnya.

PLTM Cikaengan merupakan pembangkit yang dibangun dan dioperasikan oleh produsen listrik (independent power producer atau IPP) yaitu PT Petro Hidro Optima. Pembangkit akan memperkuat sistem kelistrikan yang dikelola oleh PLN UID Jabar dengan memanfaatkan debit Sungai Cikaengan.

Irsal Kamarudin Dirut PT Petro Hidro Optima menyampaikan pihaknya bersyukur proyek ini dapat diselesaikan. "Alhamdulillah berkat dukungan dan kerjasama dengan PLN, PLTM Cikaengan dapat beroperasi dan kami bangga bisa mengambil andil dalam mewujudkan Net Zero Emission di tahun 2060 di Indonesia, pada proyek kami ini" jelasnya.

PLTM Cikaengan merupakan salah satu dari 27 PLTM Hydro yang saat ini beroperasi di Jawa Barat, Total Energi Hijau PLTM Cikaengan adalah sebesar 5.100 kW ( 3 x 1.700 kW ) yang listriknya disalurkan kepada pelanggan di 2 (dua) Unit Layananan Pelanggan yakni, Karangnunggal dan Singaparna , Kabupaten Tasikmalaya

Dengan beroperasinya PLTM Cikaengan di Desa Peundeuy, PLN mengimbau kepada masyarakat agar dapat memanfaatkannya dengan baik untuk kesejehateraan dan peningkatan perekonomian masyarakat di lokasi tersebut.

Apabila kedepannya Pelanggan mengalami gangguan kelistrikan, pelanggan dapat menghubungi PLN dengan cara menginstall PLN Mobile. Aplikasi ini memudahkan pelanggan untuk mendapatkan layanan listrik seperti laporan gangguan, dan layanan lain seperti pasang baru, tambah daya, cek tagihan, pembelian token. PLN Mobile sudah dapat dapat diunduh pada Appstore dan Playstore.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved