Infrastruktur Pendidikan dan Jalan di Bekasi Perlu Ditambah

Anggota DPRD Jabar Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Abdul Jabar Majid minta infrastuktur pendidikan dan jalan di Bekasi ditambah

istimewa
Anggota Komisi III Fraksi PKS, Abdul Jabar Majid 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Anggota DPRD Jabar Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Abdul Jabar Majid tak hanya menyoroti permasalahan banjir yang sering terjadi di kota atau kabupaten Bekasi, tetapi dia mendapat aspirasi dari reses di daerah pemilihannya yakni Kabupaten Bekasi terkait infrastruktur atau pembangunan.

Menurutnya, perlu adanya penambahan pembangunan sekolah baru atau penambahan rombongan belajar baru.

Langkah itu, kata Abdul Jabar akan dimasukkan ke dalam kebijakan umum pemerintah di dalam penyusunan APBD dan akan menjadi skala prioritas.

Ia menyebut pembangunan infrastruktur memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di sana, terlebih pula infrastruktur jalan guna menunjang perekonomian warga.

Berdasarkan laporan, untuk wilayah Bekasi, ruas jalan provinsi yang akan dibangun, ialah perbaikan ruas Jalan Cibarusah Mekarmukti.

Anggota Komisi III Fraksi PKS, Abdul Jabar Majid
Anggota Komisi III Fraksi PKS, Abdul Jabar Majid (istimewa)

Rencananya, ruas jalan itu akan gunakan anggaran APBD Jabar 2022 dengan pagu dana Rp 24 miliar.

"Kami selaku dapil Kabupaten Bekasi menyambut baik sekali proyek ini. Apalagi infrastruktur jalan sangat dibutuhkan warga selain dari pembangunan lembaga pendidikan. Semoga dengan adanya perbaikan jalan itu bisa membuat perjalanan menjadi optimal," katanya.

Abdul Majid pun mengaku senang ketika turun ke warga mendengarkan aspirasi-aspirasi yang mereka sampaikan.

Sejumlah warga pun setiap kali ada agenda resesnya senantiasa antusias dengan yang datang lebih dari 100 warga di setiap lokasinya.

"Tentu agenda reses ini saya manfaatkan untuk menampung aspirasi rakyat, seperti masalah harga bahan pokok yang melambung tinggi, layanan kesehatan yang belum maksimal, hingga infrastruktur yang belumlah memadai, serta kebijakan pemerintah lainnya yang layak dikritisi," katanya

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved