Liga 1

RANS Nusantara FC Telepon PSSI, Anggap Wasit Tidak Beri Penalti pada Klub Milik Raffi Ahmad Ini

RANS Nusantara FC menelepon PSSI terkait wasit yang memimpin pertandingan klub milik Raffi Ahmad ini melawan PSSI Semarang.

ligaindonesiabaru.com
PSIS Semarang vs RANS Nusantara FC berakhir dengan skor 1-1 dalam lanjutan Liga 1 2022-2023 di Stadion Jatidiri, Semarang. Pertanding berakhir 1-1. RANS Nusantara FC melaporkan wasit yang memimpin pertandingan karena dianggap merugikan. ligaindonesiabaru.com 

TRIBUNJABAR.ID - RANS Nusantara FC menelepon PSSI terkait wasit yang memimpin pertandingan klub milik Raffi Ahmad ini melawan PSSI Semarang.

RANS Nusantara FC harus bertandang ke kandang PSSI Semarang di Stadion Jatidiri, Sabtu (25/7/2022).

Hasil akhir laga RANS Nusantara FC melawan PSSI Semarang berkahir 1-1.

Pada laga melawan PSIS Semarang, Rans Nusantara FC harus kebobolan lebih dulu lewat gol penalti Taisei Marukawa.

Baca juga: Cerita Pemain Klub Sultan RANS Nusantara FC Memakai Jersey Bekas di Laga Perdana

Wasit menunjuk titik putih usai menganggap David Laly melanggar Oktafianus Fernando di kotak terlarang.

Keputusan wasit tersebut sempat menimbulkan protes dari para pemain hingga staf pelatih Rans Nusantara FC.

Apabila melihat tayangan ulang, keputusan wasit Yeni Krisdianto memang patut dipertanyakan.

Pasalnya, Oktafianus Fernando sudah nyaris terjatuh karena kehilangan keseimbangan sebelum berduel dengan David Laly.

Akan tetapi, wasit Yeni Krisdianto tidak mengubah keputusannya dan tetap memberikan hadiah penalti untuk PSIS.

"Soal penalti PSIS Semarang, saya sudah mendapat telepon dari pihak RANS Nusantara FC."

"Kami akan lakukan investigasi apakah itu diving atau memang pelanggaran."

"Kami serahkan itu kepada Komite Wasit," ucap Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, dikutip SuperBall.id dari BolaSport.com.

Keputusan kontroversial wasit juga mewarnai pertandingan yang mempertemukan Bali United dan Persija Jakarta.

Para pemain Persija melakukan protes lantaran wasit tidak memberikan hadiah tendangan penalti.

Para pemain Persija menganggap bek Bali United, I Made Andhika Wijaya, melakukan handball di kotak penalti.

Dari tayangan ulang, bola memang tampak menyentuh tangan I Made Andhika ketika mencoba menghalau umpan silang pemain Persija.

Namun, wasit Fariq Hitaba tetap memutuskan tidak memberikan hadiah tendangan penalti kepada Persija.

Terkait keputusan wasit pada dua laga di atas, PSSI mengaku akan melakukan investigasi melalui Komisi Wasit.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menambahkan, "Kami sudah meminta wasit untuk adil dan tidak memihak."

"Wasit yang bekerja sangat baik akan kami beri reward." (*)

Artikel ini telah dimuat di Superball.id.

Sumber: SuperBall.id
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved