Rakit Senapan Angin Tak Boleh Sembarangan, Ini Aturannya, Jangan Sampai Dipakai Perburuan Liar

Diaturnya proses perakitan senapan angin merupakan salah satu antisipasi perburuan satwa liar yang dilindungi.

Istimewa/ Aang
Pembinaan yang dilakukan Polres Sumedang pada ratusan pengrajin senapan angin di Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (25/7/2022). 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pembuatan senapan angin tak boleh sembarangan, ada aturan dan izin yang harus diikuti oleh para pengrajin senapan angin.

Hal tersebut ditekankan dalam pembinaan yang dilakukan Polres Sumedang pada ratusan pengrajin senapan angin di Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (25/7/2022).

Diaturnya proses perakitan senapan angin merupakan salah satu antisipasi perburuan satwa liar yang dilindungi.

Baca juga: Niatnya Bercanda, Remaja Sleman Ini Todongkan Senapan Angin ke Temannya, Malah Meletus

Ketua Koperasi Binakarya, Idih Sunaedi mengatakan, pengrajin senapan angin hanya diizinkan merakit senapan angin dengan kaliber tertentu, yaitu kaliber 4,5 mm.

Untuk merakit senapan dengan kaliber lebih dari 4,5 mm, maka harus memiliki izin yang berbeda.

Ini, menurut Idih Sunaedi, untuk menjaga agar senapan angin yang dirakit sesuai dengan peruntukannya.

"Kan peruntukannya untuk olahraga penembakan. Khawatirnya (bila merakit kaliber besar) digunakan untuk berburu. Kan sekarang banyak binatang yang dilindungi," ujar Idih.

Polsek Jatinangor turut berperan penting melakukan pengawasan terhadap perakitan senapan angin yang dilakukan para pengrajin di Jatinangor.

Kapolsek Jatinangor Kompol Aan Supriatna menekankan, masyarakat yang ingin atau sudah memiliki senapan angin wajib memberitau pihak kepolisian.

Baca juga: Antisipasi Adanya Perakitan Senjata Ilegal, Mabes Polri Tinjau Pembuatan Senapan Angin di Cileunyi

"Wajib memberitahu ke polsek untuk dibuatkan surat keterangan kepemilikan. Dalam pelaksanaannya pun harus diberikan wawasan oleh polisi, ada hal yang dilarang dan ada yang diperbolehkan," ujarnya.

Pemahaman tersebut sekaligus mengingatkan agar tak menggunaan senapan angin untuk berburu binatang.

Selain itu, pengawasan pun untuk meminimalisir dan mencegah peredaran senjata rakitan ilegal.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved