Korban Harus Mandi Kembang Dini Hari, Jalan Pria Bejat Lakukan Tindak Asusila kepada Ibu Muda di KBB

SB (52) mengungkap modusnya melakukan tindak asusila kepada seorang ibu muda. Pelaku ini melancarkan aksi jahatnya di daerah Kecamatan Cikalongwetan.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Istimewa via Tribunnews.com
ILUSTRASI - SB (52) mengungkap modusnya melakukan tindak asusila kepada seorang ibu muda. Pelaku ini melancarkan aksi jahatnya di daerah Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - SB (52) mengungkap modusnya melakukan tindak asusila kepada seorang ibu muda.

Dia berpura-pura sebagai orang pintar atau dukun, kini sudah mendekam di balik jeruji besi.

Pelaku ini melancarkan aksi jahatnya di daerah Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

SB mengaku, saat melakukan aksi pencabulan dengan modus bahwa korbannya harus mandi kembang tersebut dilakukan di bengkel tempat bekerja korban.

"Ritualnya harus mandi (kembang) di bengkel karena dia kerja dan nginep di bengkel Di sana ada mesnya," ujar SB di Mapolres Cimahi, Senin (25/7/2022).

Soleh mengatakan, dalam melakukan aksi bejatnya tersebut sama sekali tidak ada pemaksaan terhadap korban.

Menurutnya, korban ikhlas.

Baca juga: KPAI Cianjur Prihatin Bully Anak Dipaksa Berbuat Asusila di Tasik, Pelaku Mesti Ditangani Begini

"Sejujurnya saya enggak maksa korban harus begini, harus begitu. Jadi, kalau ikhlas, silakan, kalau enggak juga ya enggak apa-apa," kata SB.

Ia mengatakan, korban bersedia melakukan ritual mandi kembang untuk menghilangkan aura negatifnya karena saat itu sedang ada masalah dengan suaminya.

"Habis itu dia (korban) meninggalkan suaminya saat bulan puasa hari ketiga, kemudian bersatu lagi," ucapnya.

Aksi tindak asusila tersebut terjadi pada 20 Mei 2022 sekitar pukul 01.00 WIB.

Kemudian, kasus ini terungkap setelah korban berinisial RD (28) melaporkan kejadian itu kepada suaminya.

Pelaku kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.

Baca juga: Respons Ade Yasin Atas Tanggapan JPU KPK Terhadap Eksepsinya, Tidak Ada Satu Pun yang Ditanggapi

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Rizka Fadila, mengatakan, dalam melancarkan aksi pencabulan itu, pelaku mengaku bisa mengubah aura seseorang dari aura negatif atau selalu sial menjadi aura positif atau selalu mendapat keberuntungan.

"Selain itu, pelaku juga mengaku bisa mengubah rezeki seseorang yang tadinya seret menjadi lancar atau bisa mendapat kekayaan," kata Rizka. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved