Bocah Korban Rudapaksa Tetangga Jahat di Cirebon Alami Trauma Berat & Harus Jalani Perawatan Medis

Tak hanya trauma, korban pun harus menjalani perawatan medis, karena salah satu bagian tubuhnya mengalami luka cukup parah akibat tindakan bejat itu.

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton (kedua kiri), beserta jajarannya saat menunjukkan sejumlah barang bukti pelecehan seksual dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (25/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Bocah kelas 5 SD di Kabupaten Cirebon menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh tetangganya sendiri.

Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton, mengatakan, akibat perbuatan bejat yang dilakukan tersangka berinisial M itu, korban mengalami trauma berat.

Pihaknya bersama KPAI pun memberikan pendampingan untuk memulihkan kondisi psikologis korban yang masih berusia 10 tahun tersebut.

Baca juga: Bejat, Buruh Serabutan di Cirebon Lakukan Pelecehan Seksual pada Tetangganya yang Masih Kelas 5 SD

"Kami juga memberikan trauma healing untuk mengobati trauma yang dialami korban," kata Anton saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (25/7/2022).

Ia mengatakan, korban pun harus menjalani perawatan medis, karena salah satu bagian tubuhnya mengalami luka cukup parah akibat tindakan bejat itu.

Pasalnya, tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan tersebut melakukan tindakan bejatnya berulang kali sejak 2021.

Kasus tersebut terbongkar setelah orang tua korban melihat luka di salah satu bagian tubuhnya dan meminta untuk menceritakan penyebabnya.

"Kami menerima laporan ini pada Selasa (19/7/2022), kemudian langsung bergerak dan berhasil meringkus tersangka," ujar Anton.

Baca juga: Kapolres Subang AKBP Sumarni Berikan Kiat Kepada Santriwati Agar Terhindar dari Pelecehan Seksual

Petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan tersangka, di antaranya, ponsel, pakaian, dan lainnya.

Saat ini, menurut dia, tersangka berikut seluruh barang bukti itu pun masih diperiksa lebih lanjut oleh petugas Unit PPA Satreskrim Polresta Cirebon.

"Kami belum bisa memastikan ada korban lainnya atau tidak, tapi sementara ini baru menerima satu laporan terkait kasus ini," kata Anton.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved