Ada Anak Meninggal karena Dirundung, KPAID Kabupaten Tasik Sosialisasi Konsekuensi Hukum Perundungan

KPAID Kabupaten Tasikmalaya menggelar sosialisasi adanya konsekuensi hukum kasus perundungan.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, gelar sosialisasi adanya kosekuensi hukum pada kasus bullying kepada tenaga pendidik, Senin (25/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Pihak KPAID Kabupaten Tasikmalaya mulai menggelar sosialisasi adanya konsekuensi hukum pada kasus perundungan.

Sosialisasi yang digelar di Gedung PGRI Kabupaten Tasikmalaya, Senin (25/7/2022), memilih sasaran kalangan pendidik yang setiap hari berhubungan dengan anak-anak.

"Sosialisasi ini mulai digelar, setelah adanya kasus perundungan anak hingga meninggal di Tasikmalaya. Dimana anak dipaksa berbuat tak senonoh dengan kucing," kata Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, seusai sosialisasi.

Menurut Ato Rinanto, kalangan pendidik sangat penting mengetahui adanya konsekuensi hukum dalam setiap kasus perundungan.

Hal itu diatur dalam UU nomor 35 tentang perlindungan anak.

"Sesuai dengan amanat Uu perlindungan anak, setiap kasus perundungan bisa diproses hukum," ujar Ato.

Kalangan pendidik bisa menyampaikan hal tersebut kepada murid, dengan harapan para murid memahami ada konsekuensi hukum jika mereka melakukan perundungan.

"Kami juga meminta bantuan kalangan pendidik agar anak-anak memahami dan akan berpikir dua kali jika hendak melakukan perundungan atau bullying, karena ternyata bisa berurusan dengan hukum," kata Ato.

Karena jumlah pendidik yang mengikuti sosialisasi terbatas, Ato juga berharap sosialisasi tersebut disampikan kepada tenaga didik lainnya.

Baca juga: UPDATE Perundungan Bocah SD Hingga Meninggal di Tasik, Naik Jadi Penyidikan, Ada 3 Terduga Pelaku

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved