Jumat Keramat untuk Roy Suryo, Dijadikan Tersangka Kasus Dugaan Penistaan Agama, Langsung Ditahan?

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya, Jumat (22/7/2022).

Editor: Giri
DOKUMENTASI/Super Ball
Roy Suryo ditetapkan sebagai tersangka kaksus dugaan penistaan agama pada Jumat (22/7/2022). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya, Jumat (22/7/2022).

Pria yang juga pakar telematika itu menjadi tersangka atas kasus dugaan penistaan agama

"Iya, benar, (jadi) tersangka," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, saat dikonfirmasi, Jumat.

Polisi menetapkan Roy Suryo berdasarkan serangkaian penyelidikan. 

Sebelumnya, Roy Suryo dilaporkan oleh perwakilan umat Budha atas unggahan meme stupa Candi Borobudur melalui akun @KRMTRoySuryo2.

Dalam unggahan itu, meme stupa berwajah mirip Presiden Joko Widodo.

Roy Suryo pun telah berada di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada hari ini.

Baca juga: Ditemukan Unsur Pidana di Kasus Meme Arca Candi Borobudur Mirip Jokowi, Roy Suryo Katakan Begini

"Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan dengan status sebagai tersangka," kata Zulpan.

Meski begitu, Zulpan belum bisa memastikan perihal Roy Suryo akan langsung ditahan seusai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

"Untuk ditahan atau tidaknya nanti akan kami update, sekarang masih menjalani pemeriksaan," tutup Zulpan.

Sebelumnya, Roy Suryo juga dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh komunitas Dharmapala Nusantara soal meme stupa Candi Borobudur mirip Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Adapun laporan tersebut terdaftar dalam nomor laporan polisi LP/B/0293/VI/2022/SPKT/BARESKRIM tertanggal 20 Juni 2022.

Baca juga: Kasus Dugaan Penistaan Agama oleh Roy Suryo, Pelapor Minta Polri Tak Diskriminatif

Pelapor dalam kasus tersebut ialah Kevin Wu.

Namun laporan itu dilimpahkan ke Polda Metro Jaya per 22 Juni 2022.

Dalam hal ini, pelapor menyertakan pasal 45A (2) Jo pasal 28 ayat 2 UU RI No. 19 tahun 2016 tentang ITE dan/atau pasal 156A KUHP tentang penistaan agama. (*)

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved