Wawancara Ekslusif

Wawancara Ekslusif Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya; Jangan Ada Persoalan Data Pemilih

Wawancara Ekslusif Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya mengataan jangan ada persoalan data pemilih

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/ Lutfi AM
Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tahapan pemilu 2024 sudah di mulai yaitu dengan adanya lauching atau kickoff, pada selasa 14 Juni 2022 dan tentunya KPU Kabupaten Bandung sebagai penyelenggara pemilu juga sudah melakukannya.

Sebagai perpanjangan tangan KPU pusat, KPU Kabupaten Bandung juga melakukan berbagai tahapan termasuk melakukan pemutakhiran data pemilih, sehingga data pemilih nantinya tidak akan menyisakan persoalan.

Berikut petikan wawancara ekslusif  Tribunjabar.id dengan Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya.

-Seperti apa setelah tahapan kickoff KPU untuk pemilu 2024 selanjutnya dan apa yang sedang dilakukan KPU?

Jadi terkait dengan pemilu 2024 sebetulnya sebelum kemarin kickoff oleh KPU RI pada 14 Juni, itu sebelumnya sudah di awali dengan launching hari H, yaitu dilakukan pada 14 Februari 2024.

- Jadi sebelum tahapan sudah lauching Hari H?

Iya sudah lauching, Saya kira mungkin jawaban KPU RI di tengah isu wacana tentang penundaan Pemilu, tentang 3 periode, barangkali KPU membaca perlu adanya kejelasan kepada masyarakat dan pada saat itu KPU juga melaunching hari H, atau pemungutan suara pemilu 2024 pada tanggal 14 Februari 2024.

- Pandemi covid-19 hampir 2 tahun dan tentu saja kita sudah tahu bahwa banyak sekali menelan korban dan itu tentu akan berpengaruh terhadap pemilih , sebagai penyelenggara pemilu mengingatkan kepada pemerintah supaya hal-hal seperti ini terkoreksi sehingga tidak ada persoalan di kemudian hari?

Kami sikapi dengan serius, kami selama ini terus berkomunikasi, misalnya dengan dinas terkait yang bisa menjembatani komunikasi kami dengan para camat kedepannya. kami akan membangun sinergi agar kerja pemutahiran data betul betul mendapat suport dari stakeholder, sehingga diharapkan data pemilih itu bisa berjalan dengan lancar, bisa mengcover semua warga dan kalau misalkan akan ada semacam pembaharuan data itu bisa betul betul masuk pada perbaikan data kami.  Sehingga data pemilih tidak menyisakan persoalan, jadi kami harapkan data pemilih konverhenship, menyeluruh, akurat, dan mutahir.

- Silaturahim dan komunikasi dengan forkominda kemudian ke partai partai juga, apakah karena punya pengalaman di pemilu sebelumnya atau seperti apa?

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved