Banjir di Indramayu
Hari Pertama Sekolah, Murid-murid Ini Harus Pulang Lagi, Bangunan Sekolahnya Kebanjiran
Murid-murid ini terpaksa tak bisa sekolah di hari pertama masuk sekolah. Bangunan sekolah mereka kebanjiran.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Hari Senin (18/7/2022) menjadi hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru 2022/2023.
Di SD Negeri 2 Pranggong di Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, pada momen hari pertama masuk sekolah, SD Negeri 2 Pranggong justru mengalami bencana kebanjiran.
Para murid yang sudah datang ke sekolah untuk belajar pun terpaksa dipulangkan lebih awal karena kondisi tersebut.
Menurut Kepala Sekolah SD Negeri 2 Pranggong, Taryono mengatakan, kondisi banjir di sekolah yang dipimpinnya itu sudah berlangsung selama 3 hari sampai dengan hari ini.
Ketinggian air bahkan mencapai rata-rata sekitar 20 centimeter.
"Ini dampak sendimentasi Sungai Cipelang dan hujan deras," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (18/7/2022).
Disampaikan Taryono, pada pagi hari tadi para murid beserta wali murid padahal sudah datang ke sekolah.
Namun, mereka terpaksa pulang lagi ke rumah masing-masing karena sekolah terendam banjir.
Banjir tersebut bahkan sedikitnya merendam sebanyak 3 kelas, yakni kelas 4, kelas 5, dan kelas 6.
"Makanya tadi kami ambil kebijakan untuk memulangkan murid-murid lebih awal," ujar dia.
Baca juga: Air Laut Pasang, Sungai Citanduy di Pangandaran Meluap Hingga Merendam Puluhan Rumah Warga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sd-negeri-2-pranggong-kebakaran.jpg)