Rabu, 15 April 2026

Dalam 2 Hari, 11 Daerah di Bandung Barat Dihantam Bencana Alam, 9 di Antaranya Longsor

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, dari total 11 bencana tersebut, 9 di antaranya bencana longsor

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ravianto
Foto Istimewa BPBD KBB
Petugas BPBD Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat melakukan assesment di lokasi longsor. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Sebanyak 11 kejadian bencana alam menerjang sejumlah titik di Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat wilayah ini diguyur hujan deras disertai angin kencang dalam kurun waktu dua hari.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, dari total 11 bencana tersebut, 9 di antaranya bencana longsor dan sisanya angin puting beliung serta kebakaran.

Bencana alam ini menerjang KBB pada Jumat (15/7/2022) dan Sabtu (16/7/2022).

Kepala Pelaksana BPBD Bandung Barat, Duddy Prabowo mengatakan, untuk bencana longsor di Kecamatan Ngamprah terjadi di 6 lokasi, sementara di Kecamatan Padalarang, Cisarua, dan Cikalongwetan masing-masing satu lokasi.

"Sedangkan untuk bencana angin puting beliung terjadi di Kecamatan Batujajar dan kebakaran di Kecamatan Cikalongwetan," ujarnya saat dihubungi, Minggu (17/7/2022).

Dari total 11 kejadian bencana dalam tersebut, pihaknya memastikan tidak sampai menyebabkan ada korban jiwa, hanya saja mengakibatkan kerugian materi karena ada sejumlah rumah warga yang rusak hingga ambruk.

Untuk longsor yang cukup parah terjadi di Kampung Cimanggu Landeuh, RT 2/11, Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah. Tanah tebing setinggi 5 meter dan lebar 4 meter longsor dan menimpa dua rumah warga milik Adung (52) dengan enam jiwa dan Pendi (54) dengan empat jiwa. 

Akibat longsor itu sebanyak lima rumah warga yang lain kondisinya terancam karena sudah ada retakan di atas tebing yang longsor sepanjang 60 meter.

Sehingga warga yang rumahnya terdampak langsung diungsikan ke kerabatnya, sementara yang terancam diminta agar waspada saat hujan deras turun.

"Penyebab dari sejumlah bencana longsor itu karena intensitas hujan yang tinggi selama Jumat dan Sabtu kemarin," kata Duddy.

Dengan adanya kejadian itu, pihaknya sudah melakukan assesment dan membersihkan material longsoran serta mendata korban untuk pendistribusian bantuan yang akan disalurkan. 

Dalam kejadian ini, pihaknya memprioritaskan penanganan untuk rumah yang terdampak langsung karena sebagian rumah mengalami rusak berat hingga tidak bisa ditempati. 

"Hujan yang kembali turun dengan intensitas tinggi harus diwaspadai. Jika ada potensi bakal terjadi bencana lapor ke petugas dan segera mengungsi ke tempat aman untuk meminimalisir korban jiwa," ucap Duddy.(Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved