Dony Ahmad Munir Jadi Khatib Salat Jumat di Masjid Kejati Jabar: Takwa Harus Disertai Praktik

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir diundang menjadi khatib dalam salat Jumat di masjid Kejati Jabar.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: taufik ismail
Humas Pemkab Sumedang
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menjadi khatib pada salat Jumat di Masjid Al-Mizan, kompleks Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Jumat (15/7/2022). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menjadi khatib pada salat Jumat di Masjid Al-Mizan, kompleks Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Jumat (15/7/2022). 

Dalam khutbahnya, Dony berwasiat kepada jamaah untuk senantiasa takwa. Dony kemudian menjelaskan takwa tidak boleh hanya diucapkan lisan, namun harus disertai dengan praktik. 

"Takwa tidak hanya di lisan saja, tetapi harus dipraktikkan dalam kehidupan keseharian," kata Dony. 

"Takwa dalam arti menjalankan perintah Allah dan menjauhi seluruh larangannya. Taqwa adalah bekal kehidupan kita di dunia dan di akhirat kelak," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak kepada jemaah untuk bermuhasabah, mengevaluasi diri atas kebaikan dan keburukan selama satu pekan ke belakang dalam semua aspek kehidupan.

"Dari Jumat lalu hingga Jumat ini, apakah banyak kebaikan atau malah sebaliknya yang kita lakukan? Jika banyak kebaikan, kita tingkatkan. Kalau banyak perbuatan buruk, kita hentikan mumpung masih ada kesempatan," ujarnya. 

Dony mengatakan, orang bertakwa dan ketakwaannya meningkat ada cirinya. Di antara ciri orang bertakwa adalah orang senantiasa berinfak dan bersedekah, baik dalam waktu lapang maupun ketika sempit. 

Ciri lainnya, orang senantiasa menahan amarah. Tidak mudah marah. 

"Karena marah bisa menimbulkan pertikaian dan perselisihan. Rasulullah telah mencontohkan untuk meredakan amarah dengan mengucapkan taawwudz atau istighfar,"

"Jika masih marah, cepat-cepat ambil wudhu. Kalau kita marah sedang berdiri, cepat duduk. Jika duduk masih tetap marah, berbaringlah," katanya. 

Masih berkaitan dengan menahan amarah, ciri orang bertakwa adalah juga mudah memaafkan. 

"Hampuraan, itulah ciri orang bertakwa. Allah senantiasa menyukai orang orang yang berbuat kebaikan," katanya. 

Dony ke Al-Mizan diundang Kajati Jabar, Asep Mulyana. Khusus tentang Dony, Kajati mengatakan bahwa Bupati Sumedang adalah sosok berintegritas tinggi. 

"Saya terkesan dengan Pak Dony sebagai seorang Bupati yang punya komitmen dalam setiap pengambilan keputusan dengan selalu mengacu aturan yang ada. Beliau punya integritas yang tinggi,” kata Asep seusai salat Jumat. 

Menurut Asep, Bupati Dony merupakan salah satu pemimpin yang menginspirasi banyak orang karena banyak memberikan perubahan terhadap pembangunan dan kemajuan di daerahnya. 

"Begitu banyak prestasi yang telah diraih. Beliau sosok pemimpin daerah yang visioner dan berani menjalankan apa yang dikatakan. Itu adalah integritas," katanya.  

Oleh karena itu, ia sengaja mengundang bupati selaku khatib salat Jumat sebagai role model untuk pimpinan daerah lainnya. 

"Kami sempat mengundang beberapa kali, tapi baru kali ini, bisa terlaksana. Ini menjadi yang pertama kalinya bupati menjadi khatib di Kejaksaan Tinggi Jabar," katanya.

Baca juga: Luhut Puji Sumedang Soal Penanganan Stunting dan Kemiskinan, Akan Dikembangkan Secara Nasional

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved