Banjir di Garut

40 Kepala Keluarga di Dayeuhhandap Mengungsi Akibat Banjir di Garut, Rumah Rusak Berat

Di Dayeuhhandap, ada sekitar tujuh rumah yang mengalami rusak berat akibat banjir di garut, sehingga penghuninya harus mengungsi dari rumah

KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANG
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman meninjau jembatan yang putus di Kampung Dayeuh Handap Kelurahan Kota Kulon Kecamatan Garut Kota, Sabtu (16/07/2022), jembatan yang putus menghubungkan Kampung Dayeuh Handap dengan Kampung Muara Sanding Kelurahan Muara Sanding.(KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANG) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - 40 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Dayeuhhandap, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, mengungsi akibat terdampak banjir bandang.

Wakil Bupati Garut, Helmy Budiman mengaku sudah meninjau langsung ke kampung yang terdampak banjir di Garut.

Di Dayeuhhandap tersendiri, kata dia, ada sekitar tujuh rumah yang mengalami rusak berat akibat banjir di Garut, sehingga penghuninya harus mengungsi dari rumahnya.

"Kalau pengungsi itu yang di sini yang paling banyak di Dayeuhhandap, di sini (ada sekitar) 40 KK, rumah yang rusak parahnya tujuh, yang lain ya terendam lah gitu tapi terancam, di sini kan karena ini kan ketinggiannya 2.5 meter dari tanah ini yang terkena banjirnya," ujar Helmy, dalam keterangannya, Sabtu (16/7/2022).

Ia juga mengapresiasi warga sekitar yang telah membantu tetangganya yang terdampak banjir di daerah tersebut.

"Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih warga di sini yang dari tetangganya yang sudah bantu, kemudian juga masyarakat di sini langsung bikin dapur umum, dan ada permintaan untuk dibikin dapur umum di sini, insya Allah di sini ada tanahnya, kita (akan) bikin dapur umum," katanya.

Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono menambahkan, pihaknya bersama TNI akan melakukan patroli untuk memastikan keamanan barang milik warga yang rumahnya ditinggalkan.

Baca juga: Banyak Titik Terdampak Banjir di Garut, Bupati Garut Tetapkan Darurat Banjir

"Kami bersama TNI dan Polri akan patroli untuk memangau keamanan harta benda yang terdampak banjir," ujar Wirdhanto.

Polri bersama TNI juga, kata dia, bakal membantu warga membersihkan rumah yang terdampak banjir bandang.

"Alhamdulillah air sudah mengalami surut, warga sudah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan rumahnya," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved