Sebaran Kasus PMK di Kabupaten Cirebon Meluas Hingga 23 Kecamatan, 1.545 Hewan Ternak Terjangkit

"Sebaran kasus PMK sudah melebihi separuh wilayah Kabupaten Cirebon yang punya 40 kecamatan," ujar Encus Suswaningsih saat ditemui di Dinas Pertanian

Tribun Jabar/ Kiki Andriana
IUSTRASI kasus PMK. Petugas memasang eartag (penanda) untuk hewan ternak sapi yang telah disuntik vaksin penyakit mulut kuku (PMK) di Tanjungsari, Sumedang, Sabtu (2/7/2022) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Sebaran kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Cirebon meluas hingga 23 kecamatan.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Encus Suswaningsih, mengatakan sejak awal kemunculannya, kasus PMK tersebar di 12 kecamatan.

Menurut dia, hingga akhir Juni 2022 temuan kasus PMK meluas ke 22 kecamatan se-Kabupaten Cirebon, dan kini merambah hingga 23 kecamatan.

"Sebaran kasus PMK sudah melebihi separuh wilayah Kabupaten Cirebon yang memiliki 40 kecamatan," ujar Encus Suswaningsih saat ditemui di Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Ampel, Kecamatan Sumber, Senin (11/7/2022).

Dinas Pertanian mencatat, 52 desa di Kabupaten Cirebon melaporkan temuan hewan ternak yang terjangkit PMK.

Baca juga: Tim BPBD Cianjur Terjun ke Lokasi Penjualan Ternak untuk Kurban, Upaya Putus Rantai PMK

Ia mengatakan, sebelumnya hanya terdapat 46 desa di Kabupaten Cirebon yang ditemukan kasus PMK pada akhir bulan lalu.

Ia tidak memmerinci daftar desa dan kecamatan PMK yang ditemukan kasus PMK tersebut.

"Hingga kini, jumlah kasus PMK di Kabupaten Cirebon mencapai 1.545 ekor ternak yakni sapi, domba, dan kerbau," kata Encus Suswaningsih.

Total ternak yang terjangkit PMK tersebut, ucapnya, terdiri dari 1170 ekor sapi potong, 25 ekor sapi perah, 340 ekor kerbau, dan 10 ekor domba.

Menurut catatan Dinas Pertanian, 663 hewan ternak di Kabupaten Cirebon yang didominasi sapi telah dinyatakan sembuh dari PMK.

"Untuk hewan ternak lainnya masih ditangani secara intensif oleh tim dokter hewan dari Puskeswan di Kabupaten Cirebon," ujar Encus Suswaningsih.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved