Senin, 20 April 2026

Pak Uu

Serahkan Sapi Limosin Seberat 1 Ton Ke Masjid Raya Bandung, Wagub Jabar Minta Maaf, Ini Alasannya

Wagub Jabar meminta maaf saat menyerahkan sapi limosin seberat 1 ton ke Masjid Raya Bandung

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum menyerahkan sapi limosin seberat sekitar 1 ton kepada DKM Masjid Raya Bandung, Minggu (10/7). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum menyerahkan sapi limosin seberat sekitar 1 ton kepada DKM Masjid Raya Bandung, Minggu (10/7). Kegiatan ini menjadi simbolis penyerahan hewan-hewan kurban dari Pemprov Jabar ke pelosok Jawa Barat.

Menurut Wagub Jabar  jumlah pemohon hewan kurban kepada Pemprov Jabar jauh lebih banyak daripada yang mampu disediakan oleh Pemprov Jabar.

Karenanya, ia memohon maaf jika banyak juga yang tidak kebagian.

"Kami harap disalurkan oleh panitia kepada yang membutuhkan. Permohonan maaf, tidak sesuai dengan permohonan, karena kami yakin yang meminta hewan kurban atau biasa menerima hak ini lebih banyak daripada pemberian dari kami," kata Pak Uu, sapaan Wagub Jabar di Gasibu, Minggu (10/7).

Ia mengatakan bahwa berat sapi yang diserahkan ini mencapai 1 ton.

Kemudian pembagiannya diserahkan kepada DKM.

Adapun asal sapi ini adalah peternakan di Kabupaten Kuningan.

Pak Uu mengatakan setiap perangkat dinas di Pemprov Jabar pun memberikan hewan kurban untuk dibagikan ke pelosok Jabar dan pondok pesantren.

"Dari Pemprov Jabar, bahkan ada seorang pejabat yang sampai memberikan 15 ekor bantuan kepada masyarakat lewat Baznas. Kita salurkan kepada ponpes, kepada yayasan, terutama di pelosok," katanya.

Pak Uu menuturkan masyarakat tampak antusias menyambut Idul Adha karena di daerah sudah digelar takbir keliling, pawai obor, dan takbir di masjid-masjid.

"Kemudian juga kita berdoa mudah-mudahan jemaah haji asal Jabar yang berjumlah 17 ribu yang dipimpin pak Gubernur sebagai amirul hajj, bisa menjalankan ibadah haji dengan lancar, sehat, tidak ada kendala dan kembali ke tanah air menyandang haji mabrur dan makbul," katanya.

Ketua Baznas Jabar Anang Jaharuddin mengatakan memang jumlah hewan kurban yang dimohon jauh lebih banyak daripada jumlah yang diberikan Pemprov Jabar.

Karenanya, hewan kurban ini diberikan utamanya kepada masyarakat dengan tingkat kemiskinan ekstrem.

"Paling tidak diberikan ke beberapa titik, termasuk yang kemiskinan ekstrem di Jabar, ini harus disentuh sesuai kepercayaan Gubernur. Juga diberikan kepada para hafiz," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved