145 Orang Dikerahkan Untuk Potong Hewan Kurban di Desa Miliader Indramayu, Pemotongan Dikebut Sehari

Menurut Ketua Panitia Kurban Desa Sukaurip, Nurhaidin, dengan banyaknya personel, pemotongan hewan kurban akan dikebut agar dapat selesai dalam sehari

Tribun Jabar/Handhika Rahman
Pelaksanaan kurban di Desa Sukaurip yang dijuluki Desa Miliader, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, pada Hari Raya Iduladha, Minggu (10/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU- Sebanyak 145 orang menjadi panitia kurban di Desa Sukaurip, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, pada pelaksanaan Hari Raya IdulAdha 1443 H, Minggu (10/7/2022).

Total, ada 36 hewan kurban yang dikurban Desa Miliader itu. Perinciannya 18 ekor sapi dan 18 ekor kambing.

Menurut Ketua Panitia Kurban Desa Sukaurip, Nurhaidin, dengan jumlah personel yang banyak, pemotongan hewan kurban akan dikebut agar dapat selesai dalam 1 hari.

Diharapkan pada sore hari nanti semua proses penyembelihan hewan kurban bisa selesai.

"Ada 145 orang, terdiri dari Remaja Masjid, pengurus RT/RW, DKM, Pemdes, Karangtaruna, dan masyarakat sekitar, alhamdulillah semua ikut membantu," ujarnya kepada Tribuncirebon.com di Masjid Jami Al-Ikhlas Desa Sukaurip.

Pantauan Tribuncirebon.com, masing-masing panitia mempunyai tugas sendiri. Ada yang bertugas menyembelih, menguliti hewan, membagi daging kurban, dan lain sebagainya.

Pelaksanaan kurban di Desa Sukaurip yang dijuluki Desa Miliader, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Minggu (10/7/2022).
Pelaksanaan kurban di Desa Sukaurip yang dijuluki Desa Miliader, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Minggu (10/7/2022). (Tribun Jabar/Handhika Rahman)

Baca juga: Sapi Milik Bupati Cirebon Ngamuk hingga Lukai 2 Orang, Imron Sampai Turun Bantu Merobohkan

Kembali meriahnya pelaksanaan Hari Raya Idul Adha di Desa Sukaurip turut menyita perhatian masyarakat.

Tidak sedikit, masyarakat yang menonton pemotongan hewan kurban dari tembok pembatas masjid.

Mereka tak dibolehkan masuk ke areal halaman masjid untuk mempercepat proses pemotongan hewan kurban.

Adapun hewan-hewan kurban yang sudah dipotong, nantinya dibagikan langsung oleh panitia kepada warga yang membutuhkan.

"Alhamdulillah, antusiasme masyrakat berkurban tetap tinggi," ujar dia.

Desa Sukaurip mendapat julukan sebagai Desa Miliader karena dampak pembebasan lahan Pembangunan Proyek Petrochemical Complex Jabar di Kabupaten Indramayu.

Uang hasil ganti rugi tersebut, sebagian digunakan masyarakatnya untuk berkurban di Hari Raya Iduladha.

Hal tersebut terlihat dari jumlah hewan kurban yang melonjak drastis sejak dua tahun terakhir atau sejak mereka menerima uang ganti rugi.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved