Santri Tasik Terseret Ombak

Mimin Masih Berharap Sahrul Korban Tenggelam di Pantai Legok Jawa Pangandaran Ditemukan Selamat

Mimin Aminah (42), ibu kandung Sahrul (14), korban tenggelam di pantai Legok Jawa, Pangandaran, masih berharap anaknya ditemukan dalam keadaan selamat

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/FIRMAN SURYAMAN
Mimin Aminah (42), ibu kandung Sahrul yang jadi korban tenggelam di Pantai Legok Jawa, Pangandaran, masih berharap anak bungsunya itu ditemukan dalam keadaan selamat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Mimin Aminah (42), ibu kandung Sahrul (14), korban tenggelam di pantai Legok Jawa, Pangandaran, masih berharap anak bungsunya itu ditemukan dalam keadaan selamat.

"Ya Allah, saya masih berharap Arul cepat ditemukan dalam keadaan selamat," kata Mimin, saat ditemui di rumah duka, di Kampung Cibangun Kaler, Kelurahan Ciherang, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Kamis (7/7) malam.

Mimin terlihat tegar menghadapi musibah tersebut.  Ia menuturkan, Sahrul sudah minta izin dirinya dua minggu lalu.

"Itu memang agenda tahunan dari Irema (Ikatan Remaja Masjid, Red) kampung di sini. Makanya saya beri izin," kata Mimin.

Rombongan berjumlah sekitar 35 orang berangkat Rabu (6/7) sore. Musibah terjadi Kamis (7/7) pagi saat delapan remaja bermain-main di pantai. Kemudian datang ombak besar menyeret mereka.

"Saya dapat informasi dari tetangga tentang musibah itu. Disebutkan tiga orang meninggal dan seorang lagi belum ditemukan," ujar Mimin.

Baca juga: Anaknya Meninggal Akibat Terseret Ombak Pantai Legokjawa, Satu Orang Tua Santri Pingsan di Puskesmas

Ia akhirnya lemas setelah mengetahui remaja yang belum ditemukan ternyata Sahrul. 

Upaya pencarian Sahrul sendiri dihentikan malam ini dan akan dilanjutkan besok pagi. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved