Kasus Perampasan Nyawa Kader Partai Demokrat di Rancaekek, Polisi Ungkap Fakta Ini tentang Pelaku

Polisi mengungkap fakta baru mengenai pelaku kasus penghilangan nyawa yang terjadi di Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Giri
Tribun Jabar/ Cikwan Suwandi
Kasat Reskrim Polresta Bandung AKP Oliestha Ageng Wicaksana, Minggu (6/3/2022). Oliestha mengatakan, pelaku yang membuat kader Partai Demokrat di Rancaekek meninggal dunia merupakan residivis. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Polisi mengungkap fakta baru mengenai pelaku kasus penghilangan nyawa yang terjadi di Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Satu korban meninggal dunia merupakan kader Partai Demokrat bernama Mizza Munggaran.

Ada satu lagi korban tetapi tidak meninggal dunia. Dia merupakan paman Mizza, Dede Koswara. Dede mengalami luka berat. 

"Sudah kami amankan pelakunya beberapa jam setelah kejadian," ujar Kasat Reskrim Polresta Bandung, AKP Oliestha Ageng Wicaksana, saat dihubungi Tribun Jabar, Rabu (6/7/2022).

Atas kasus yang terjadi pada Senin (4/7/2022), Oliestha mengatakan, tersangka ada dua orang, IS dan AP.

Baca juga: Kejati Jabar Minta Persidangan Kasus Quotex Doni Salmanan Tak Digelar Seminggu Sekali, Ini Alasannya

"Kedua tersangka dalam keadaan mabuk, dan kedua tersangka residivis," ujar Oliestha.

Menurut Oliestha, kedua korban mengalami luka bacok.

Oliestha mengatakan, Mizza diserang oleh tersangka AP, sedangkan Dede diserang oleh tersangka IS.

Baca juga: Gubernur Ridwan Kamil Pastikan Jemaah Haji Jabar Baik-baik Saja, Minta Kurangi Main Handphone

"Korban MM (Mizza) luka kepala, dan DK (Dede) luka di bahu," ucapnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved