Pilpres 2024

Jadi Cawapres Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto, Ridwan Kamil Bisa Cetak Kemenangan

Survei CiGMark menunjukkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil jadi tokoh yang memberikan kontribusi kemenangan jika diusung sebagai cawapres 2024.

Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mengunjungi penginapan jemaah haji asal Jabar, Selasa (5/7/2022) malam waktu setempat. Menurut survei, jika Ridwan Kamil menjadi pasangan Prabowo Subianto atau Ganjar Pranowo, dipastikan unggul dari pasangan lain. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Survei CiGMark menunjukkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil jadi tokoh yang memberikan kontribusi kemenangan jika diusung sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024.

Dalam survei CiGMark bertajuk Peta Dukungan Calon Presiden 2024 yang dilakukan terhadap 1.200 orang responden berusia di atas 15 tahun yang berada dari 34 provinsi pada periode 9-17 Juni 2022 tersebut terungkap, jika Ridwan Kamil menjadi pasangan Prabowo Subianto atau Ganjar Pranowo, dipastikan unggul dari pasangan lain.

Pengamat politik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Karim Suryadi mengatakan kapasitas Ridwan Kamil sebagai gubernur Jabar merupakan modal kompetensi yang tak terbantahkan, bahkan untuk jabatan presiden sekalipun.

Baca juga: Duet Anies Baswedan - Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024 Terganjal Perang Dingin Surya Paloh-Megawati

"Dengan atau tanpa survei, kontribusi Ridwan Kamil bagi pasangannya mudah dibaca. Selain kapasitas, Ridwan Kamil memiliki popularitas yang bagus, dan elektabilitas yang tinggi," katanya, Rabu (6/7/2022).

Karim juga menilai meski Ridwan Kamil bukan gubernur yang paling dijagokan dalam setiap survei dalam hal popularitas, tidak boleh dilupakan bahwa Ridwan Kamil adalah guvernur dengan resistensi yang rendah.

"Jadi Ridwan Kamil adalah sosok yang paling potensial dijual dibanding gubernur lain," katanya.

Menurutnya, keberhasilan Jabar mengatasi pandemi dan mendorong pemulihan ekonomi adalah prestasi tambahan Ridwan Kamil yang bisa ditransformasi menjadi modal politik.

"Dalam pandangan saya, jangankan untuk wapres, bahkan untuk jabatan presiden pun Ridwan Kamil punya kapasitas."

"Sayangnya Ridwan Kamil tidak memiliki partai politik, dan lebih disayangkan lagi karena tiket untuk capres seperti sudah diborong oleh petinggi parpol," katanya.

Masalah utama pencalonan Ridwan Kamil diakui Karim adalah soal memenangkan tiket yang digenggam parpol.

Jika parpol berambisi ikut kontestasi dan memaksakan pimpinannya maju, peluang munculnya tokoh di luar struktur partai kian kecil.

"Harapan kita pilpres sebagai ajang penyegaran politik nasional juga makin tipis," tuturnya.

Di sisi lain, Karim menilai, jika Ridwan Kamil digadang-gadang sebagai unggulan cawapres, bukan karena kapasitasnya yang tidak memadai sebagai capres, tapi lebih karena keterbatasan akses pada tiket capres.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved