Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular, PUSPA Kota Bandung Sambangi Pemukiman Warga.

Puskesmas terpadu dan juara (PUSPA) Kota Bandung, menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan untuk deteksi penyakit tidak menular

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Siti Fatimah
salah satu Puskesmas terpadu dan juara (PUSPA) Kota Bandung, menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan untuk deteksi penyakit tidak menular dan vaksinasi kepada lansia dan masyarakat di RW 04, Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Rabu (6/7/2022).  

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - salah satu Puskesmas terpadu dan juara (PUSPA) Kota Bandung, menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan untuk deteksi penyakit tidak menular dan vaksinasi kepada lansia dan masyarakat di RW 04, Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Rabu (6/7/2022). 

Pemeriksaan kesehatan masyarakat itu, dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Gumuruh. 

Astri Kania, dokter umum di UPT Puskesmas Gumuruh mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya untuk mendeteksi dini penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, asma, hipertensi, kolesterol dan jantung serta vaksin Covid-19 untuk masyarakat yang belum vaksin. 

"Kegiatan ini merupakan inovasi Tim PUSPA terbaru yaitu, Gumuruh Cegah Hipertensi di RW (Gugah RW) dan Skrinning Diabet di RW Wilayah (Serbet Diyah). Jadi, sekarang kita para nakes jemput bola ke lapangan, melakukan pemeriksaan untuk menurunkan angka penyakit tidak menular," ujar Astri disela kegiatan. 

salah satu Puskesmas terpadu dan juara (PUSPA) Kota Bandung, menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan untuk deteksi penyakit tidak menular dan vaksinasi kepada lansia dan masyarakat di RW 04, Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Rabu (6/7/2022). 
salah satu Puskesmas terpadu dan juara (PUSPA) Kota Bandung, menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan untuk deteksi penyakit tidak menular dan vaksinasi kepada lansia dan masyarakat di RW 04, Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Rabu (6/7/2022).  ()

Pemeriksaan penyakit tidak menular ini, kata dia, dilakukan kepada masyarakat usia 15 tahun hingga lansia.

Sebab, kata dia, anak muda diusia produktif juga beresiko terkena penyakit tidak menular

"Apalagi dengan pola hidup sekarang, jadi lebih berisiko tinggi terkena penyakit tidak menular dan penyakit tidak menular itu berpotensi diturunkan secara genetik, makanya sama kita diperiksa dari usia 15 tahun. Kalau misalnya ada, kita akan obati dari sekarang. Kalau tidak ada, dilanjutkan saja dengan pola hidup sehat. Jadi, yang datang hari ini tidak hanya lansia saja," katanya. 

Sebenarnya, kata dia, kegiatan seperti ini rutin dilakukan di Puskesmas.

Namun, untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, pihaknya melakukan pemeriksaan langsung di pemukiman warga

"Kita permudah dengan jemput bola ke lapangan. Di sini kita lakukan pemeriksaan, screening dulu faktor resikonya. Apakah di keluarga ada riwayat penyakit tidak menular seperti diabetes, asma, hipertensi, kolesterol dan jantung. Setelah itu, baru dilakukan pemeriksaan fisik, seperti tinggi badan dan berat badan, karena itu berpengaruh terhadap faktor resiko obesitas, sama diperiksan juga gula darah dan tekanan darah untuk melihat apakah ada resiko ke arah hipertensi atau diabetes," ucapnya. 

"Jadi, kalau sudah diperiksa nanti kalau ada yang diabetes kita akan berikan pengobatan," tambahnya. 

Hari ini, total ada sekitar 150 lansia dan 200 masyarakat usia produktif yang mengikut pemeriksaan penyakit tidak menular di wilayah RW 04 Maleer. 

Mira Maryani Latifah, SPV program PUSPA Kota Bandung menambahkan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, sangat mendorong terjadinya sinergitas progam dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat. 

"Kehadiran PUSPA diharapkan akan bisa memaksimalkan dan menjadi daya ungkit Puskesmas dalam mencapai SPM sehingga semakin bermanfaat utk masyarakat," ujar Mira. 

Lurah Maleer, Warasan mengapresiasi, kegiatan ini Puspa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

"Warga di Kelurahan Maleer, RW 04 antusias mengikuti kegiatan ini, tadi saya lihat ada yang daftar untuk vaksin Covid-19 dan pemeriksaan kesehatan lainnya. Alhamdulillah dengan adanya tim PUSPA dari UPT Puskesmas Gumuruh ini saya berterima kasih atas kolaborasinya dengan pengurus RW dan Kelurahan," ujar Warasan.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved