Perjuangan Gadis Indramayu Buat Kartu Kuning, Daftar Online Kemarin,Hari Ini Dapat Antrean Nomor 106

Nuni ingin membuat kartu kuning karena akan melamar kerja di sebuah pabrik boneka.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: taufik ismail
TRIBUNJABAR.ID/Handhika Rahman
Antrean pemohon kartu kuning atau kartu Antar Kerja/AK 1 di Disnaker Indramayu, Senin (4/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Nuni Barokah (18) menjadi salah satu pencari kerja yang ikut mengantre dalam pembuatan kartu kuning atau kartu AK/1 di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu.

Warga Desa Sudimampir, Kecamatan Balongan tersebut mengaku ingin langsung bekerja setelah lulus SMK tahun ini.

"Baru banget lulus, lulus tahun ini, inginnya, sih, langsung kerja," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (4/7/2022).

Dalam membuat kartu kuning tersebut, kata Nuni Barokah, ia mesti mendaftar dahulu secara online pada hari sebelumnya.

Ia pun baru mendapat nomor antrean untuk membuat kartu kuning pada hari esoknya.

Walau sudah mendaftar di hari sebelumnya, Nuni Barokah harus mendapat giliran nomor 106.

Hal ini diketahui karena pemohon kartu kuning dalam satu bulan terakhir membludak di Disnaker Kabupaten Indramayu.

Nuni Barokah Kartu Kuning Indramayu
Nuni Barokah (18) salah satu pencari kerja saat mengantre membuat kartu kuning atau kartu AK/1 di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Senin (4/7/2022).

Nuni Barokah menyampaikan, kartu kuning yang dibuatnya itu akan digunakan untuk melamar kerja di sebuah pabrik boneka di wilayah Kabupaten Subang.

"Pengen coba melamar di pabrik di Subang, alhamdulillah di sana juga ada teman, soalnya nyari kerja di sini susah," ujar dia.

Sementara itu, sebagai antisipasi semakin membludaknya pemohon kartu kuning, petugas Disnaker Kabupaten Indramayu diketahui membuat kebijakan dengan membatasi pemohon hanya 150 orang saja per hari.

Jumlah tersebut menyesuaikan dengan jam operasional dinas setempat agar bisa terlayani maksimal.

Adapun melonjaknya animo pencari kerja tersebut, yakni sudah terjadi sejak dilaksanakannya kelulusan bagi siswa-siswa di tingkat SLTA di Kabupaten Indramayu.

"Sekarang memang ada peningkatan hingga 2 kali lipat, kalau hari biasa saat normal paling cuma ada 80 orang pemohon," ujar Petugas Antar Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu, Sugiman.

Baca juga: 90 Persen Pencari Kerja Asal Indramayu Lebih Berminat Bekerja ke Luar Kota

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved