Senin, 1 Juni 2026

Gerombolan Bermotor Beraksi di Jalan Jayanti Sukabumi, Satu Orang Meninggal Dunia

Seorang pria yang belum diketahui identitasnya meninggal dunia setelah dianiaya di Jalan Raya Jayanti.

Tayang:
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Giri
Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Lokasi kejadian pengeroyokan yang membuat satu orang meninggal dunia di Jalan Jayanti, Kampung Jayanti RT 02 RW 04 Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (2/7/2022). Peristiwa terjadi pada Jumat (1/7/2022) malam. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Seorang pria yang belum diketahui identitasnya meninggal dunia setelah dianiaya di Jalan Raya Jayanti.

Peristiwa itu tepatnya terjadi di Kampung Jayanti RT 02 RW 04 Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (1/7/2022) malam.

Informasi yang diperoleh, peristiwa terjadi sekitar pukul 19.50 WIB.

Seorang warga setempat, Jamal (40), mengatakan, dia awalnya mendengar suara keributan.

Saat dilihat ternyata ada seorang pengendara yang dibacok gerombolan bermotor. Saat itu, pengendara tersebut melaju dari arah Bagbagan menuju Palabuhanratu.

Menurutnya, peristiwa itu tidak berlangsung lama. Para pelaku langsung berlarian dan korban juga sempat berusaha melarikan diri dari hajaran pelaku.

Baca juga: Persib Bandung Tetap Kalah Meski Dijanjikan Bonus Umuh Muchtar Jika Lewati PS Sleman, Semua Kecewa

"Emang ada pembacokan di sini, tapi enggak tahu orangnya. Lihat sebentar, keburu pada lari orang-orangnya semuanya naik motor. Yang satu lari ke sana (jalan arah kantor desa) enggak naik motor. Satu orang lihatnya (yang dibacok). Dua orang yang lari ke sana (arah Palabuhanratu)," kata Jamal di lokasi kejadian, Sabtu (2/7/2022).

Dikonfirmasi terpisah, KBO Reskrim Polres Sukabumi, Ipda Ruskan, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Dia mengatakan, korban dan pelaku sama-sama mengendarai sepeda motor. Saat itu, korban dipepet lalu dianiaya diduga menggunakan senjata tajam hingga meninggal dunia.

"Luka tusuk," kata dia via aplikasi perpesanan.

Baca juga: Ridwan Kamil Usulkan KTT Y20 Diisi Juga Oleh Acara Kreatif Kaum Muda, Populerkan 4 Isu Prioritas

Ruskan mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi.

"Dari tadi malam hingga siang ini penyidik masih periksa saksi-saksi dan anggota opsnal masih di lapangan," ucapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved