Siap-siap, Angin Kumbang dari Gunung Ciremai Bakal Terjang Majalengka, Cirebon dan Kuningan

Angin ini ditandai dengan adanya kenaikan suhu udara sebesar 2-5 derajat celsius per jam pada pagi hari hingga siang hari.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Cirebon/ Eki Yulianto
Prakirawan BMKG Kertajati Majalengka, Ahmad Faa Izyin. Angin kencang mulai melanda Majalengka dalam beberapa hari terakhir. Angin kumbang atau di Majalengka biasa disebut “angin lalakina” 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Angin kencang mulai melanda Majalengka dalam beberapa hari terakhir.

Menurut Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kertajati Majalengka hal itu disebabkan munculnya angin kumbang atau di Majalengka biasa disebut “angin lalakina”.

Angin tersebut biasa terjadi memasuki bulan Juli hingga awal Oktober mendatang.

Baca juga: BMKG Prediksi Majalengka Masih Diguyur Hujan Meski Masuki Musim Kemarau

Angin ini ditandai dengan adanya kenaikan suhu udara sebesar 2-5 derajat celsius per jam pada pagi hari hingga siang hari.

Menurut keterangan Prakirawan BMKG Kertajati, Ahmad Faiz Zyin, munculnya angin kumbang juga ditandai dengan penurunan kelembaban udara antara 5 hingga 34 persen per jam pada pagi hingga siang hari.

Angin kumbang, menurut Faiz Zyin, merupakan angin Fohn, angin yang bertiup turun sepanjang lereng gunung menuju dataran yang lebih rendah dengan suhu udara yang tinggi, dengan tingkat kelembaban udara yang rendah.

“Gak hanya wilayah Majalengka, tapi Cirebon dan Kuningan juga, karena angin kumbang ini berasal dari Gunung Ciremai,” ujar Faiz Zyin, Jumat (1/7/2022).

Menurutnya, dampak dari munculnya angin kumbang ini akan terjadi kenaikan suhu udara mencapai 38 derajat celsius.

Akibat terjadinya penurunan kelembaban udara hingga dapat mencapai 20 persenan, serta peningkatan kecepatan angin mencapai ratusan km per jam.

Pada saat muncul angin kumbang disarankan agar masyarakat lebih banyak mengonsumsi air minum.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Hari Ini Ada 2 Bibit Siklon Tropis, Angin Kencang Bakal Landa Jabar

Selain itu, sebaiknya menggunakan pelembab atau lotion karena kulit akan kering, menggunakan tabir surya dan persiapan luar ruangan lainnya seperti kaca mata dan masker di samping mengantisipasi paparan virus Covid-19.

Serta menghindari pepohonan yang rimbun dan tinggi untuk menjaga kemungkinan pohon tumbang akibat tiupan angin besar tersebut.

Wilayah Kabupaten Majalengka sendiri sudah memasuki musim kemarau sejak Juni lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved