Pilot Project Penurunan Kebocoran Air di PDAM Tirta Bumi Wibawa Sukabumi Temukan 40 Titik Kebocoran

WI.Plat, startup yang berikan solusi manajemen kebocoran air, berhasil melaksanakan pilot project platform manajemen kebocoran air di Sukabumi

Istimewa
WI.Plat, perusahaan startup yang memberikan solusi manajemen kebocoran air, berhasil melaksanakan pilot project platform manajemen kebocoran air di Sukabumi. Pilot project penurunan kebocoran air di PDAM Tirta Bumi Wibawa Sukabumi ini menemukan 40 titik kebocoran. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - WI.Plat, perusahaan startup yang memberikan solusi manajemen kebocoran air, berhasil melaksanakan pilot project platform manajemen kebocoran air di Sukabumi.

Pilot project penurunan kebocoran air di PDAM Tirta Bumi Wibawa Sukabumi ini menemukan 40 titik kebocoran air

Hal ini dilakukan melalui Creative Technology Solution (CTS) Program yang diselenggarakan oleh Korea International Cooperation Agency (KOICA). Kemudian diadakan seremoni penutupan keberhasilan pencapaian program CTS Seed 1 ini di Kota Daejeon yang merupakan silicon valley Korea Selatan, 29 Juni 2022.

Sebelumnya, WI.Plat bekerja sama dengan PT SUPRA Internasional Indonesia, memperkenalkan sistem manajemen kebocoran air bersama dengan PDAM Tirta Bumi Wibawa. WI.Plat pun telah menandatangani perjanjian dengan KOICA pada April 2021 dan telah membangun platform manajemen kebocoran cerdas untuk pengelolaan sumber daya air yang efisien di PDAM Tirta Bumi Wibawa, Sukabumi, Indonesia selama 15 bulan. 

Baca juga: Gunakan Teknologi asal Korea Selatan, Pemkot Sukabumi Atasi Kebocoran Air

Selama periode proyek ini, WI.Plat menyelesaikan pengembangan teknologi lokalisasi untuk wilayah Sukabumi. Kebocoran air dinilai merupakan masalah serius.

Bersama dengan mitra lokal di Indonesia, PT SUPRA Internasional Indonesia dan melakukan kegiatan pengurangan kebocoran lokal seperti pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penerapan platform manajemen kebocoran air dan pembangunan sistem untuk saluran air Sukabumi

Melalui pilot project yang dilakukan, 40 titik kebocoran signifikan berhasil ditemukan dan diperbaiki di dua area pilot project. Melalui pilot project yang telah dilakukan di Sukabumi, proyek ini telah mencapai pengurangan kebocoran air sekitar 1.500 m3 per hari, yang cukup untuk memasok air keran tambahan ke lebih dari 3.000 warga Kota Sukabumi.

Abdul Kholik Fajdawani selaku Direktur PDAM Tirta Bumi Wibawa Sukabumi, sebagai penerima manfaat program ini, mengatakan sangat mengapresiasi penerapan teknologi inovatif di bidang pengelolaan sumber daya air melalui pilot project oleh WI.Plat.

"Kami sangat mengapresiasi penerapan teknologi inovatif di bidang pengelolaan sumber daya air melalui pilot project oleh WI.Plat," katanya melalui siaran tertulis, Jumat (1/7).

Pada kesempatan yang bersamaan, Sanghoon-Cha, CEO WI.Plat mengatakan bahwa WI.Plat berencana untuk melakukan program CTS ke-2 untuk melanjutkan pencapaian program CTS ke-1. 

Secara khusus, perwakilan PDAM Tirta Bumi Wibawa Sukabumi dan PT SUPRA Internasional Indonesia telah mengunjungi Korea Selatan pada Juni 2022. 

"Lebih lanjut, delegasi mengunjungi kantor command center K-water yang baru, yang berfungsi sebagai ruang kontrol pasokan air dan Water Treatment Plan pabrik pemurnian air untuk membahas cara kerja sama khusus untuk bisnis di masa depan," katanya.

Adhi Pramudito, selaku Direktur Utama PT SUPRA Internasional Indonesia, mengatakan bahwa hal ini menjadi awal dari rencana strategis untuk memperkenalkan bisnis Manajemen Kebocoran Air Cerdas ke pasar Indonesia. 

"Selain itu, rencana lebih lanjut Wi.Plat, SUPRA dan K-water secara aktif berupaya memasuki dan memperluas pasar Indonesia dengan berpartisipasi dalam proyek percontohan pengelolaan smartwater dan NRW Management di Kota Denpasar," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved