Sudah Kekurangan Personel, Dishub Bandung Barat Terancam Kehilangan 121 TKK

"Kami masih kekurangan personel untuk pos-pos tertentu. Bukannya bertambah, tapi mereka terancam penghapusan sebab kebanyakan mereka berstatus TKK,"

tribunjabar/hilman kamaludin
Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat memeriksa pengendara mobil. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT- Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih kekurangan personel yang setiap hari harus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kondisi ini diperparah lagi oleh adanya rencana dari pemerintah pusat untuk menghapus tenaga kerja kontrak (TKK) pada 2023. Jika kebijakan ini diterapkan, petugas Dishub akan semakin berkurang.

Kepala Dinas Perhubungan KBB, Lukmanul Hakim, mengatakan petugas yang masih kurang itu yakni petugas pengaturan lalu lintas, petugas jaga, dan petugas di kantor UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB).

"Saat ini Dishub KBB hanya memiliki 50 pegawai ASN dan 121 TKK. Untuk TKK ada sebagian yang sudah bekerja cukup lama dan memang sangat dibutuhkan," ujar Lukmanul Hakim di kantornya, Rabu (29/6/2022).

Petugas jaga dan pengatur lalu lintas yang berstatus TKK, kata dia, hanya ada 33 orang dan petugas di kantor uji KIR ada 19 orang.

Baca juga: Akan Dihapus, Tenaga Kerja Kontrak di Bandung Barat Bingung dan Ketar Ketir Pikirkan Nasib Mereka

"Jadi, kami sebenarnya masih kekurangan personel untuk pos-pos tertentu. Bukannya bertambah, tapi mereka terancam penghapusan sebab status mereka kebanyakan TKK," katanya.

Dishub Bandung Barat berharap ada kebijakan dari pimpinan terkait nasib TKK yang dihapuskan tersebut, termasuk menghitung kebutuhan real pegawai supaya bisa masuk dalam penambahan formasi CPNS baru. 

"Kalau itu (TKK) dihapuskan nanti seperti apa, karena kan yang bisa di-outsourching-kan hanya untuk tenaga keamanan, petugas kebersihan, dan driver," ucap Lukmanul.

Ia mengatakan, selama ini kekurangan petugas itu sulit terkaver dari pengadaan CPNS karena kuota terbatas, terakhir saja hanya ada tiga orang dan itu untuk petugas pengujian.

"Makanya kami berharap ada penambahan formasi baru saat rekrutmen CPNS berikutnya," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved