Penutupan Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu di Ciamis Ditunda Setelah Masyarakat Nyatakan Keberatan

PT KAI Daop 2 Bandung menunda rencana menutup perlintasan KA tanpa palang pintu di Jalan Benteng, Ciamis. Semula, penutupan dilakukan pada hari ini.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Giri
Tribun Jabar/Andri M Dani
Pengendara melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Jalan Benteng, Ciamis, Rabu (29/6/2022). Rencana penutupan perlintasan itu dibatalkan setelah ada keberatan dari masyarakat. 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMISPT KAI Daop 2 Bandung menunda rencana menutup perlintasan KA tanpa palang pintu di Jalan Benteng, Ciamis. Semula, penutupan dilakukan pada hari ini, Rabu (29/6/2022).

Belum tahu kapan perlintasan kereta api itu akan ditutup.

Bahkan spanduk sosialisasi bahwa perlintasan itu akan ditutup pada hari ini, sudah tak ada lagi. Semula, spanduk dipasang di kanan dan kiri perlintasan KA tanpa palang pintu itu.

Akibatnya, kendaraaan tidak hanya sepeda motor tetapi mobil juga masih leluasa melintas di sana.

Penundaan penutupan dilakukan setelah pihak Dishub Ciamis dan Lurah Ciamis yang mewakili masyarakat berkoordinasi dengan KAI Daop 2 di Bandung, Selasa (28/6/2022).

"Kami kemarin sudah bertemu langsung dengan pihak Daop 2 di Bandung. Bertemu langsung dengan manajer humas dan jajaran,” ujar Plt Kadishub Ciamis, Ahmad Yani, kepada Tribun Jabar, Rabu.

Baca juga: Polisi Gerebek Pabrik Mi Berformalin di Kabupaten Bandung, Sehari Bisa Produksi hingga 2 Ton

Koordinasi dilakukan setelah munculnya keberatan dan keluhan warga setelah ada spanduk sosialisasi penutupan perlintasan itu.

Warga menyampai keluhan dan keberatannya tentang rencana PT KAI tersebut ke Kelurahan Ciamis dan Dishub Ciamis, Senin (27/6).

“Tentang keberatan warga tersebut sudah kami sampaikan kepada Daop 2,” katanya.

Seorang pengendaran melintasi perlintasan kereta api sebidang tanpa palang pintu di Jalan Benteng Ciamis, Jumat (24/6/2022). Saat itu masih ada spanduk sosialisasi rencana penutupan perlintasan.
Seorang pengendaran melintasi perlintasan kereta api sebidang tanpa palang pintu di Jalan Benteng Ciamis, Jumat (24/6/2022). Saat itu masih ada spanduk sosialisasi rencana penutupan perlintasan. (Tribun Jabar/Andri M Dani)

Sebagai solusinya, menurut Ahmad Yani, Pemkab Ciamis berencana akan membangun palang pintu kereta di perlintasan itu. Selain itu juga akan menempatkan petugas penjaga pintu kereta yang akan dibangun.

Namun, Pemkab Ciamis terlebih dahulu harus melayangkan surat yang ditujukan ke Ditjen Perkeretaapian Kemenhub yang disertai surat keberatan warga.

Informasinya, menurut Ahmad Yani, ada 14 perlintasan KA tanpa pintu yang akan ditutup di Jawa Barat yang masuk wilayah Daop 2 Bandung.

Baca juga: Ikuti Kejuaraan Tenis Meja Adhyaksa Open 2022, Ridwan Kamil Kalah Dua Set Langsung

Penutupan untuk menjamin keselamatan perjalanan KA dan menekan angka kecelakaan.

Di Ciamis, menurut Ahmad Yani, ada 16 lintasan KA. Dari jumlah itu, baru empat perlintasan yang sudah memiliki palang pintu dengan penjagaan petugas.

Perlintasan berpalang pintu itu yakni perlintasan KA Gayam, pintu KA Kertasari (IC/Kompleks Perkantoran Kertasari), pintu KA Darussalam, dan pintuk KA Bojong. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved