Selasa, 14 April 2026

Harga Cabai Kian Pedas, Petani di Lembang Justru Waswas, Ini Penyebabnya

Petani cabai di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), saat ini merasa waswas menyusul mahalnya harga cabai.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Petani di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, saat mengecek tanaman cabai yang siap dipanen, Rabu (29/6/2022). Petani cabai waswas di tengah harga tinggi karena cabai di kebun rawan dimaling. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Petani cabai di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), saat ini merasa waswas menyusul mahalnya harga cabai yang sudah terjadi sejak beberapa pekan lalu.

Pasalnya ketika harganya sedang mahal, cabai di lahan pertanian mereka rawan dicuri.

Petani pun harus menjaga tanaman cabai yang akan dipanen itu dengan baik untuk mencegah aksi pencurian.

Seorang petani cabai asal Cikarembi, Isak (33), mengatakan, untuk antisipasi pencurian cabai di saat harganya mahal, petani harus melakukan pengecekan ke lahan pertanian setiap malam.

"Jadi sebelum maghrib hingga jam delapan malam dicek. Intinya harus dikontrol dan dijaga setiap malam supaya aman dari pencurian," ujarnya saat ditemui di Lembang, Rabu (29/6/2022).

Ia mengatakan, untuk saat ini harga cabai rawit merah dari tingkat petani harganya mencapai Rp 75 ribu per kilogram. Sedangkan untuk harga di pasar mencapai Rp 80 ribu per kilogram.

"Sekarang harganya sedang tinggi karena pemetikan mulai berkurang akibat cuaca yang tidak menentu. Ada cabai yang busuk," kata Isak.

Baca juga: Derita Petani di Majalengka, Cabai 2 Kuintal Miliknya Raib Hingga Tak Miliki Lagi Modal untuk Tanam

Di tengah cuaca yang tidak menentu itu, kata Isak, harga cabai rawit merah dari tingkat petani akan tetap stabil dengan harga Rp 75 ribu per kilogram, begitupun dengan harga di pasar.

Seperti diketahui, untuk harga cabai rawit domba di pasar dari Rp 40 per kilogram naik menjadi Rp 100 ribu hingga Rp 125 ribu per kilogram, dan cabai rawit dari Rp 30 ribu per kilogram, menjadi Rp 70 ribu hingga Rp 85 ribu per kilogram. 

Baca juga: Ikuti Kejuaraan Tenis Meja Adhyaksa Open 2022, Ridwan Kamil Kalah Dua Set Langsung

"Harga cabai rawit Rp 75 ribu akan stabil, itu harga gunung (dari tingkat petani) sudah bertahan selama satu bulan," ucapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved