Kenali Apa Itu Operasi Bypass, Salah Satu Solusi Penanganan Gangguan Jantung

Operasi bypass jantung merupakan salah satu solusi penanganan gangguan jantung

Penulis: Cipta Permana | Editor: Siti Fatimah
Interesting Engineering
Jantung manusia- Operasi bypass jantung merupakan salah satu solusi penanganan gangguan jantung 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tribunners, tahukah Anda jika salah satu solusi penanganan gangguan jantung adalah melalui tindakan operasi bypass. Operasi bypass jantung dilakukan untuk memberikan saluran baru bagi pembuluh jantung yang tersumbat disebabkan proses menahun, akibat penyakit metabolik lain, seperti obesitas, termasuk gaya hidup yang kurang sehat, seperti jarang berolahraga, kelebihan mengkonsumsi makanan berlemak (kolesterol) dan kebiasaan merokok menjadi faktor berisiko mengalami penyakit jantung koroner

Dokter spesialis bedah toraks kardiovaskular di Rumah Sakit Santosa Central Bandung, dr. Rama Nusjirwan, SpBTKV (K) mengatakan, pada kondisi gangguan jantung, pembuluh darah arteri yang menyuplai darah ke jantung dapat mengalami penyempitan dan pengerasan akibat penumpukan plak pada dinding arteri.

Proses penumpukan plak di dinding arteri ini dikenal dengan aterosklerosis.

Kondisi tersebut, dapat membuat pembuluh darah tersumbat.

Jika penyumbatan cukup besar, hingga mengurangi aliran darah ke jantung secara signifikan, bisa terjadi penyakit jantung koroner.

"Penyakit jantung koroner yang tidak diobati dapat menimbulkan serangan jantung. Hal ini dikarenakan pembentukan plak di dinding arteri koroner yang mengakibatkan aliran darah dan oksigen tidak mencapai otot jantung. Sehingga otot jantung mengalami kerusakan dan tidak berfungsi dengan baik," ujarnya saat ditemui di Rumah Sakit Santosa Central Bandung, Senin (27/6/2022).

Maka, tindakan operasi bypass jantung dilakukan dengan mengambil pembuluh-pembuluh pengganti dari bagian tubuh pasien yang bersangkutan, semisal pembuluh lengan dan tungkai. 

Pembuluh darah yang diambil, kemudian ditempelkan atau di cangkokan, dan di jahit ke otot jantung yang mengalami kerusakan, akibat penyumbatan pembuluh darah.

"Pencangkokan pembuluh darah baru inilah yang akan menjadi saluran untuk mengalirkan darah dengan ke area jantung yang mengalami kekurangan suplai darah," ucapnya 

dr. Rama menuturkan, operasi bypass jantung umumnya dilakukan pada kondisi gejala penyakit sudah timbul, dan sangat disarankan operasi bila keadaan pasien masih baik. 

Selain itu ada beberapa syarat tertentu pada kondisi fisik pasien yang menjadi pertimbangan tim dokter untuk dilakukannya tindakan operasi bypass jantung ini berdasarkan hasil pemeriksaan.

"Jadi jangan menunggu kondisinya sudah berat baru minta dioperasi. Karena hasilnya juga kemungkinan tidak baik, karena jantung sudah ‘disiksa’ dalam periode tertentu," ujarnya.

Secara umum, dampak positif dari tindakan operasi bypass jantung adalah perbaikan keadaan pasien, terutama pada organ jantung dan  tidak ada dampak negatif dari tindakan operasi bypass jantung tersebut.

Namun, seperti halnya tindakan medis lainnya, operasi bypass jantung tetap ada resiko tindakan medis yang terjadi, bahkan meski hanya suntikan sekalipun.

dr. Rama menambahkan, setelah tindakan operasi bypass jantung, pasien harus mampu mengubah gaya hidupnya, agar gangguan jantung tidak kembali muncul.

"Setelah operasi pasien harus mengubah gaya hidup. Lebih sering olahraga. Mengurangi makanan gorengan secara ekstrim. Tidak merokok lagi ataupun mendekati lingkungan orang-orang yang merokok," katanya 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved