Kecelakaan Maut di Tasikmalaya

Misteri 1 Korban Kecelakaan Maut di Tasikmalaya, Hilang Tanpa Jejak, Namanya Ibu Siti

Ternyata masih ada 1 orang korban kecelakaan maut bus pariwisata yang masuk jurang di Jalan Raya Rajapolah-Tasikmalaya yang menghilang.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Petugas berupaya mencari keberadaan Siti (30), penumpang yang belum diketahui nasibaya, di lokasi bekas bus yang jatuh ke jurang di Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (25/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Ternyata masih ada 1 orang korban kecelakaan maut bus masuk jurang di Jalan Raya Rajapolah-Tasikmalaya yang menghilang.

Satu korban kecelakaan maut di Tasikmalaya itu menghilang dan hingga kini belum diketahui nasibnya.

Korban yang belum diketahui keberadaannya itu adalah seorang ibu-ibu bernama Siti.

Bus nahas tersebut membawa 59 penumpang.

Mereka keluarga guru SDN Sayang, Kecamatan Jatinangor, Sumedang, yang hendak berwisata ke Pangandaran.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Atang Sutarno, menyebutkan, satu penumpang lagi belum diketahui keberadaannya.

Hal itu diketahui setelah BPBD melakukan inventarisasi data penumpang.

"Seorang lagi atas nama Ibu Siti belum diketahui nasibnya," kata Atang saat ditemui di lokasi musibah, di Desa Manggungsari, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu sore.

Baca juga: Cerita Guru SD Sayang Luput dari Kecelakaan Maut, Batal Pergi Padahal Sudah Berkemas, Ini Sebabnya

Atang bersama sejumlah anggotanya ikut membantu proses pencarian di sekitar bus jatuh, setelah bangkai bus diangkat ke jalan.

"Keberadaan Ibu Siti ini masih teka-teki. Petugas kami sudah menyusuri sungai serta di lokasi bekas bus jatuh, tapi belum membawa hasil," ujar Atang.

Hingga tadi malam upaya pencarian korban masih terus dilakukan dengan menggunakan sejumlah lampu sorot.

"Jumlah korban meninggal yang sudah pasti adalah tiga orang. Yakni guru dan suaminya serta kondektur bus. Jasad ketiganya sudah diserahkan ke keluarga masing-masing," ujar Atang.

Proses evakuasi belum selesai. Petugas masih berupaya mengangkat atap bus menggunakan truk derek serta sejumlah jok bus dari jurang. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved