Ciamis Diguyur Hujan Lebat Bikin Tebing Longsor dan Mengancam Akses Jalan Raya Ciamis-Cirebon

Hujan lebat yang mengguyur Ciamis sepanjang hari Minggu (26/6/2022) sejak dini hari memicu terjadinya longsor tebing di Kawali Ciamis

Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/ Muhamad Nandri Prilatama
ILUSTRASI longsor. Hujan lebat yang mengguyur Ciamis sepanjang hari Minggu (26/6/2022) sejak dini hari memicu terjadinya tebing longsor. 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Hujan lebat yang mengguyur Ciamis sepanjang hari Minggu (26/6/2022) sejak dini hari memicu terjadinya longsor tebing di Dusun Margajaya RT 02 RW 02 Desa Winduraja Kawali Ciamis.

Longsor tebing setinggi 5 meter sepanjang 10 meter akibat runtuhnya rumpun bambu (dapuran awi)  tersebut menimpa komplek pemakaman keluarga besar H Kusnadi.

Karena itu menimbun saluran drainase sisi jalan raya Ciamis-Cirebon.

Puing longsor juga menimpa bahu jalan raya menghubung Jalur Pantura dengan Jalur Selatan tersebut.

Longsor tebing rumpun bambu tersebut yang mengancam ruas jalan raya Ciamis-Cirebon tersebut terjadi Minggu (26/6) sekitar pukul 13.00 saat hujan lebat masih mengguyur.

“Kejadiannya tadi sekitar pukul 13.00, saat masih hujan. Hujannya sudah berlangsung sejak dinihari, sampai sore masih hujan,” ujar H Endang Sutresna, warga Dusun Margajaya RT 02 RW 02 kepada Tribun Minggu (26/6).

Lokasi kejadian hanya beberapa meter dari rumah tokoh masyarakat Ciamis Utara tersebut.

“Yang kena juga komplek pemakaman keluarga. Tetapi tidak sampai menimpa makam. Tembok komplek  makam juga runtuh,” katanya.

Puing longsor yang menimpa komplek makam menurut Endang sudah disingkirkan. Tapi yang menimbun drainasi sisi jalan raya,  belum dievakuasi.

Dikhawatirkan terjadi  longsor susulan mengingat hujan hampir setiap hari mengguyur Ciamis dalam sepekan ini, siang dan malam.

“Sore ini juga masih, tadi siang memang sempat raat (reda) sebentar,” ujar H Endang. 

Sementara itu masih di kawasan Ciams Utara, longsor tebing sisi jalan desa di Dusun Cirukem Rt 03 RW 03 Desa Kertajaya Kecamatan Panawangan mengancam rumah milik Dodo.Rumah korban berada tepat di atas tebing yang longsor.

“Kejadiannnya Sabtu (25/6/2022) sekitar pukul 23.00,” ujar Odin Nugraha,  relawan Tagana Panawangan. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved