Bank Mandiri Optimalkan Kopra by Mandiri untuk Permudah Transaksi bagi Segmen Wholesale

Bank Mandiri berkomitmen terus penuhi kebutuhan layanan finansial bagi pelaku usaha wholesale melalui Kopra by Mandiri.

Penulis: And | Editor: Anissa Dea Widiarini
Dok. Bank Mandiri
Bank Mandiri berkomitmen terus penuhi layanan bagi pelaku usaha wholesale dan UMKM melalui Kopra by Mandiri. 

TRIBUNJABAR.ID - Tren perekonomian Indonesia disinyalir terus mengalami perbaikan hingga menjelang kuartal II 2022. Hal ini dibuktikan dari sisi konsumsi belanja masyarakat yang beranjak ke level tertinggi sepanjang kuartal II 2022.

Menurut data Mandiri Spending Index (MSI), frekuensi belanja masyarakat sampai dengan pertengahan 2022 berada di level 185,5. Sementara untuk indeks nilai belanja naik ke level 159,5.

Direktur Treasury and International Banking Bank Mandiri, Panji Irawan mengatakan, kondisi yang terjadi menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi di dalam negeri punya prospek cerah di masa mendatang.

Adapun prospek tersebut selaras dengan riset dari Tim Ekonom Bank Mandiri yang memperkirakan perekonomian Indonesia di kuartal II 2022 mampu tumbuh sebesar 5,2-5,3 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY).

“Hal itu tidak lepas dari keberhasilan pelaku usaha di segmen wholesale yang mampu mengelola keuangan dengan lebih optimal,” jelas Panji dalam keterangan pers yang diterima Tribunjabar.id, Sabtu (25/6/2022).

Oleh karena itu, Panji mengatakan, Bank Mandiri senantiasa berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan transaksi serta layanan finansial bagi nasabah, khususnya pelaku usaha segmen wholesale.

“Kami telah meluncurkan Kopra by Mandiri, yakni layanan digital single access yang dapat menjadi pusat aktivitas informasi dan transaksi finansial bagi ekosistem bisnis para pelaku usaha di segmen wholesale dan value chain-nya secara end-to-end,” ujarnya.

Melalui Kopra by Mandiri, Panji berharap, nasabah wholesale dapat dengan mudah mengakses Mandiri Global Trade (MGT) untuk menjalankan berbagai transaksi produk Trade Finance yang dimiliki Bank Mandiri.

Sebagai informasi, hingga pertengahan Juni 2022, jumlah pengguna Kopra by Mandiri telah mencapai lebih dari 51.000 pengguna.

“Kopra by Mandiri hadir untuk memberikan solusi bagi pebisnis maupun pelaku usaha dalam menjalankan proses jual-beli dan ekspor-impor tanpa harus menggunakan prosedur yang rumit,” ucapnya.

Lebih lanjut, Panji menjelaskan, layanan Kopra by Mandiri memungkinkan nasabah untuk melakukan penerbitan dan perubahan atau amandemen bank garansi, letter of credit, standby letter of credit (SBLC), surat kredit berdokumen dalam negeri (SKBDN), hingga pendanaan perdagangan atau trade finance secara dalam jaringan (daring).

“Dengan kehadiran MGT di Kopra by Mandiri, nasabah dapat dengan mudah mengelola informasi transaksi sehingga laporan (dapat diakses) secara terpadu, cepat, aman, serta nyaman di dalam satu platform,” jelasnya.

Panji mengatakan, sebagai bank yang berfokus pada segmen bisnis wholesale, Bank Mandiri telah memiliki kapasitas serta rekam jejak yang baik di dunia industri.

Dalam bisnis bank garansi, misalnya, Bank Mandiri merupakan pemimpin pasar (market leader) dengan market share sebesar 34,03 persen per Desember 2021.

Sementara itu, jumlah outstanding bank garansi milik Bank Mandiri per akhir 2021 telah mencapai Rp 118,43 triliun atau tumbuh sebesar 10,50 persen dari periode tahun sebelumnya.

Adapun pencapaian itu mengukuhkan Bank Mandiri sebagai bank utama penyedia layanan bank garansi di Indonesia.

“Kemudahan yang diberikan oleh Bank Mandiri pada produk bank garansinya tak lepas dari misi korporasi untuk menyediakan solusi perbankan digital. Ini juga menjadi salah satu manifestasi keinginan Bank Mandiri untuk menjadi salah satu bank digital terkemuka di Indonesia dengan layanan yang andal dan simpel,” katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved