Senin, 13 April 2026

Kecelakaan Maut di Tasikmalaya

19 Korban Bus Maut Rajapolah Dirawat di RSUD Sumedang, Satu Pasien Boleh Pulang

Belasan korban kecelakaan maut di Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sumedang.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Korban kecelakaan di Rajapolah, Tasikmalaya, masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang, Sabtu (25/6/2022).  

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Belasan korban kecelakaan maut di Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang, Sabtu (25/6/2022). 

Korban-korban itu dibawa menggunakan 15 ambulans yang dikerahkan Pemkab Sumedang ke lokasi kecelakaan. 

Di antara belasan korban yang dirawat, satu di antaranya yang bernama Yaya Wahyudin (59) telah diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah membaik. 

Dia merupakan Kepala SD Negeri Sayang. Rumahnya berada di Jalan Kolonel Ahmad Syam RT 01/04 Desa Sayang, Jatinangor, Sumedang. 

Yaya merupakan satu dari 57 penumpang bus wisata yang masuk jurang di Rajapolah

Dalam kecelakaan yang terjadi pada Sabtu dini hari itu, tiga orang meninggal dunia, empat orang luka berat, dan 22 orang luka ringan.

"Total ada 19 orang pasien korban kecelakaan di Tasikmalaya yang telah masuk ke RSUD Sumedang. Satu orang pasien yang bernama Yaya Wahyudin sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya," kata Rudianto, Humas RSUD Sumedang, kepada TribunJabar.id.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Tasikmalaya, Nasib Satu Penumpang Belum Diketahui, Masih Dicari di Lokasi

Dia mengatakan, Yaya Wahyudin hanya mengalami luka ringan pada bagian pelipisnya. 

"Kondisi korban membaik," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved